Jasad perempuan ditemukan warga mengapung di Sungai Indragiri di Kelurahan Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat, Kamis (1/8/2014). (Humas Polres Inhu)
INHU (RIAUPOS.CO) – Jasad perempuan ditemukan mengapung di Sungai Indragiri, tepatnya di Kelurahan Kampung Besar Kota, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Kamis (1/8). Penemuan jasad perempuan itu pertama kali ditemukan warga yang sedang memancing ikan menggunakan perahu.
Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSi melalui Kasubsi Penmas, Aiptu Misran menjelaskan, penemuan jasad itu ditemukan Rabu (31/7) sekitar pukul 09.00 WIB. “Jasad itu ditemukan warga dalam keadaan terapung dengan posisi tubuh telungkup dipermukaan Sungai Indragiri,” ujarnya.
Atas penemuan itu, warga daerah itu menelpon pihak kepolisian. Bahkan, atas laporan itu, personel Polres Inhu langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi bersama pihak terkait.
Setelah dibawa ke pinggir sungai menggunakan perahu, jasad perempuan itu langsung dievakuasi personel Polres Inhu dan KPBD Inhu ke RSUD Indrasari Rengat. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter RSUD Indrasari Rengat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Sekitar pukul 10.30 WIB sambungnya, ada yang mengaku dari pihak keluarga jasad perempuan tersebut datang ke RSUD Indrasari Rengat. “Jasad tersebut diketahui atas nama Marlin Mariyani (18, red) warga Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat,” ungkapnya.
Dari keterangan pihak keluarga, korban selama ini mengidap keterbelakangan mental. Di mana, korban hilang dari rumah sejak Rabu (31/7) sekitar pukul 16.30 WIB.
Akibat korban tidak ditemukan saat itu, pihak keluarga sempat melakukan pencarian mencarian di sekeliling kampung. Namun pencarian korban sempat dihentikan lantaran hujan. Bahkan, keluarga korban sempat menyebarkan informasi tentang kehilangan korban kepada warga lainnya.(eca)
Laporan Kasmedi, Rengat
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.