Diskes Indragiri Hilir bersama Puskesmas melakukan fogging dalam pencegahan DBD di Kecamatan Tembilahan Hulu, Rabu (20/5/2025). ((*2/Riaupos.co))
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggandeng Puskesmas Tembilahan Hulu dalam melakukan fogging atau pengasapan, Rabu (21/5/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang juga disertai edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah perkembangbiakan nyamuk.
Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasauri, menjelaskan bahwa aksi fogging dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tembilahan Hulu. Hal ini untuk memberdayakan masyarakat dalam upaya memutus rantai penularan virus DBD yang dibawa nyamuk aedes aegypti.
“Fogging merupakan salah satu bentuk intervensi dalam menekan penyebaran nyamuk. Harapannya, ini dapat mencegah penularan kepada warga sekitar,” ujarnya.
Rahmi juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, baik di rumah maupun di sekitar tempat tinggal mereka.
“Semoga edukasi ini bisa membuat warga lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan sehingga penularan DBD dapat dikendalikan bersama,” tutupnya.
Berdasarkan data Diskes Inhil, selama bulan Mei 2025 tercatat 211 kasus DBD, dengan enam korban meninggal dunia. Pasien lainnya telah mendapatkan perawatan di puskesmas dan rumah sakit rujukan.
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…