Pelajar Sekolah Dasar (SD) sedang melintasi jembatan dengan jembatan rusak parah di Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Inhil, Rabu (14/5/2025). (Istimewa)
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Warga Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengeluhkan kondisi jembatan yang rusak parah dan membahayakan keselamatan. Jembatan berbahan dasar kayu itu merupakan satu-satunya akses penghubung antara Kampung Baru dan Amban Sari, yang setiap hari dilalui oleh masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.
“Setiap hari warga, termasuk pelajar, melintas di jembatan ini, padahal kondisinya sudah tidak layak pakai dan sangat membahayakan,” ungkap Syahrul, salah seorang warga setempat, Rabu (14/5/2025).
Syahrul, mewakili aspirasi masyarakat, mendesak pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Riau agar segera mengambil tindakan. Ia menilai, kerusakan tidak hanya terjadi pada jembatan, tetapi juga pada sejumlah infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
“Infrastruktur di sini adalah nadi perekonomian warga. Jika akses jalan dan jembatan rusak, maka pergerakan orang dan barang terhambat. Ini berdampak langsung pada stagnasi ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar kerusakan jembatan tidak menimbulkan korban jiwa sebelum diperbaiki.
“Kami mohon pemerintah turun tangan segera. Jangan tunggu ada korban baru diperbaiki,” tutupnya.
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…