Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan karhutla di Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil, Senin (8/6/2026).(Istimewa)
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Sebuah lahan gambut seluas sekitar 0,5 hektare di Dusun Harapan RT 013 RW 005 Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, dilaporkan terbakar dan sempat menghanguskan area semak belukar.
Peristiwa tersebut pertama kali terdeteksi melalui Dashboard Lancang Kuning yang memantau kemunculan titik panas (hotspot) di berbagai wilayah di Provinsi Riau.
Mendapatkan informasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Tempuling, Koramil 03/Tempuling, Pemerintah Desa Teluk Jira, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora melalui Kapolsek Tempuling Iptu Delni Atma Saputra mengatakan, langkah cepat dilakukan guna memastikan keberadaan titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area sekitar.
“Setelah menerima informasi adanya hotspot, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemadaman agar api tidak meluas,” ujarnya.
Menurut Delni, proses penanganan kebakaran menghadapi sejumlah kendala karena lokasi kejadian cukup jauh dari Mapolsek Tempuling, yakni sekitar 60 kilometer.
Selain medan yang harus ditempuh melalui kawasan hutan dan semak belukar, petugas juga mengalami kesulitan komunikasi akibat minimnya jaringan telekomunikasi di lokasi kebakaran.
“Hasil pengecekan menunjukkan area yang terbakar merupakan lahan gambut dataran rendah yang ditumbuhi semak belukar dengan luas sekitar 0,5 hektare,” jelasnya.
Setelah beberapa jam melakukan upaya pemadaman, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api di lokasi kejadian.
Untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan gambut.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Masyarakat juga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu terjadinya karhutla yang lebih luas dan berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat. (*2)
Lomba menyolak kelapa meriahkan Milad ke-61 Inhil. Lebih dari 100 petani unjuk ketangkasan sekaligus melestarikan…
Enam jemaah haji asal Riau masih dirawat di Batam usai pulang dari Tanah Suci dan…
Lima terduga penyalahguna narkotika, termasuk oknum Kadus dan ASN Satpol PP Bengkalis, diamankan setelah hasil…
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan daerah tidak menambah honorer. Kuansing meminta aturan batas belanja pegawai 30…
Dishub Pekanbaru menggagalkan dugaan pencurian kabel LPJU di Bukit Raya. Pelaku kabur dan meninggalkan motor…
SDN 013 Kerinci Timur menampung 1.080 siswa dengan 12 ruang kelas. Proses belajar terpaksa dilakukan…