Categories: Indragiri Hilir

Karhutla Kembali Terjadi di Inhil, Setengah Hektare Lahan Gambut di Tempuling Terbakar

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir. Sebuah lahan gambut seluas sekitar 0,5 hektare di Dusun Harapan RT 013 RW 005 Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, dilaporkan terbakar dan sempat menghanguskan area semak belukar.

Peristiwa tersebut pertama kali terdeteksi melalui Dashboard Lancang Kuning yang memantau kemunculan titik panas (hotspot) di berbagai wilayah di Provinsi Riau.

Mendapatkan informasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Tempuling, Koramil 03/Tempuling, Pemerintah Desa Teluk Jira, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga setempat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora melalui Kapolsek Tempuling Iptu Delni Atma Saputra mengatakan, langkah cepat dilakukan guna memastikan keberadaan titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area sekitar.

“Setelah menerima informasi adanya hotspot, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemadaman agar api tidak meluas,” ujarnya.

Menurut Delni, proses penanganan kebakaran menghadapi sejumlah kendala karena lokasi kejadian cukup jauh dari Mapolsek Tempuling, yakni sekitar 60 kilometer.

Selain medan yang harus ditempuh melalui kawasan hutan dan semak belukar, petugas juga mengalami kesulitan komunikasi akibat minimnya jaringan telekomunikasi di lokasi kebakaran.

“Hasil pengecekan menunjukkan area yang terbakar merupakan lahan gambut dataran rendah yang ditumbuhi semak belukar dengan luas sekitar 0,5 hektare,” jelasnya.

Setelah beberapa jam melakukan upaya pemadaman, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api di lokasi kejadian.

Untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan gambut.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Masyarakat juga diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu terjadinya karhutla yang lebih luas dan berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat. (*2)

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago