Masykur
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi dugaan pencurian kabel bawah tanah lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Jalan Perkutut, Kecamatan Bukit Raya, berhasil digagalkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru saat melakukan patroli rutin pada Senin (8/6) dini hari. Para pelaku melarikan diri setelah keberadaan mereka diketahui petugas.
Peristiwa tersebut terungkap sekitar pukul 02.50 WIB ketika Tim Penerangan Jalan Umum (PJU) Dishub Pekanbaru sedang melaksanakan patroli di kawasan tersebut. Saat itu, petugas mendapati sejumlah orang yang diduga tengah melakukan penggalian tanah untuk mengambil kabel bawah tanah milik pemerintah.
Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan para pelaku langsung kabur ketika petugas mendekati lokasi kejadian. Meski demikian, sejumlah barang bukti berhasil diamankan.
“Petugas PJU kami yang sedang patroli memergoki mereka yang diduga melakukan pencurian kabel bawah tanah. Pelaku melarikan diri, namun sepeda motor dan sejumlah barang bukti lainnya berhasil diamankan,” ujar Masykur, Senin (8/6).
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan beberapa titik galian dengan kedalaman sekitar 30 sentimeter tepat di bawah tiang lampu penerangan jalan. Penggalian tersebut diduga dilakukan untuk mengakses jaringan kabel bawah tanah LPJU.
Selain itu, petugas juga menemukan satu unit sepeda motor berwarna putih dengan nomor polisi BM 5052 XC yang ditinggalkan pelaku. Tidak jauh dari lokasi, ditemukan pula gunting besi yang diduga akan digunakan untuk memotong kabel.
Petugas sempat melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Namun upaya tersebut tidak dapat dilanjutkan setelah salah seorang pelaku melakukan perlawanan dan mengancam petugas menggunakan linggis.
“Sempat dilakukan pengejaran, tetapi pelaku mengancam menggunakan linggis sehingga pengejaran dihentikan demi keselamatan petugas,” jelasnya.
Saat melakukan pemeriksaan terhadap sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut. Di dalam jok kendaraan ditemukan sebilah parang, pisau lipat, karung goni, kunci T, obeng, serta dokumen berupa kertas kutipan pengamanan iuran ruko di Kelurahan Tangkerang Labuai.
Seluruh barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Dishub Pekanbaru juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan akan segera membuat laporan resmi terkait peristiwa tersebut. (dof)
SDN 013 Kerinci Timur menampung 1.080 siswa dengan 12 ruang kelas. Proses belajar terpaksa dilakukan…
Pemko Pekanbaru menegaskan kepala sekolah yang menerima siswa titipan saat SPMB dapat dicopot hingga diproses…
Sebanyak 110 jemaah haji asal Kepulauan Meranti tiba dengan selamat. Kepulangan mereka disambut haru oleh…
Hari pertama SPMB SMA-SMK di Inhil berlangsung ramai. Sekolah favorit dipadati calon siswa dan orang…
Suasana duka menyelimuti Bagansiapiapi setelah tiga penumpang ambulans tewas dalam kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai.
Inspektorat Riau mencatat 22 SMA telah mengembalikan kelebihan bayar seragam. Sembilan sekolah lainnya masih belum…