Categories: Bengkalis

Masuri Kokoh di Puncak

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Dukungan masyarakat terhadap bakal calon bupati Bengkalis terus mengalir. Berdasarkan penghitungan Ahad (23/2), Masuri alias Bagong masih berada di posisi teratas. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis itu kokoh di puncak dengan raihan dukungan sebanyak 22,31 persen. Di posisi kedua, ada nama Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, H Abdul Ridwan Yazid SSos.

Mantan Camat Mandau tahun 2000-2003, Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Bengkalis 2003-2005 ini mendapat dukungan 16,63 persen. Peringkat ketiga, ada nama Anggota DPRD tiga periode sebagai Wakil Ketua DPRD Bengkalis tahun 2004-2009, dan anggota DPRD Provinsi Riau 2009- 2014, 2014 – 2019 serta pernah menjabat Ketua Komisi A dan Komisi D, Bagus Santoso. Bagus memperoleh dukungan 15,58 persen.

Peringkat keempat ditempati Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kasmarni. Bila dilihat sejak pertama masuk kedalam bursa polling, dukungan Kasmarni cenderung mengalami kenaikan. Namun saat ini ia bertahan di angka 6,50 persen saja.   Peringkat lima ada nama Anggota DPRD Bengkalis dari PKS Abi Bahrun. Dia memperoleh 5,92 persen. Menyusul Politisi Golkar yang juga mantan anggota DPRD Riau, Abdul Vattah menduduki peringkat keenam dengan dukungan 5,78 persen.

Disusul Ketua Persatuan Kepala Desa Kabupaten Bengkalis, Pasla yang mendapatkan dukungan 5,76 persen. Pasla berada diperingkat ketujuh. "Hingga kini belum ada yang mampu menggeser Masuri. Pendatang baru, Kasmarni cenderung mengalami kenaikan tipis. Namun belum mampu naik keposisi atas," ujar Direktur Riau Pos M Hapiz, Ahad (23/2). Posisi kedelapan, ada nama Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis, Nur Azmi Hasyim ST yang meraih dukungan 4,38 persen. Anggota DPRD Bengkalis dari PKS, Sanusi yang mendapatkan dukungan 4,34 persen berada di peringkat kesembilan.

Pada peringkat kesepuluh ada nama Syaukani Alkarim dengan raihan dukungan sebanyak 3,85 persen. Dukungan terhadap Syaukani stagnan sejak beberapa periode lalu.(nda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

15 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

15 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

16 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

16 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

16 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

19 jam ago