BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Guna memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat terhadap informasi dan perkembangan pembangunan, termasuk kemudahan komunikasi dua arah, pemerintah harus berani membuka diri.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Bengkalis, Kasmarni, saat meresmikan Wisma Sri Mahkota sebagai Rumah Aspirasi Masyarakat, di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Rabu (7/7/2021).
Rumah dinas bupati sebagai Rumah Aspirasi merupakan salah satu program unggulan Kasmarni-Bagus Santoso untuk memudahkan masyarakat menyampaian aspirasi.
‘’Perlahan-lahan kami merealisasikan satu persatu program unggulan yang merupakan janji kami saat Pilkada. Ini agar masyarakat dapat dengan mudah memerikan masukan kepada pemerintah dan kami wajib merespon aspirasi masyarakat 1 x 24 jam,’’ ujar Bupati.
Menurutnya, setelah Rumah Aspirasi Masyarakat diresmikan, pihaknya berharap bisa menerima masukan dan saran dari semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pihaknya memberikan jawaban dan ucapan terima kasih atas saran dan masukan kepada pemerintah.
Disampaikan Kasmarni, program Rumah Aspirasi ini dilakukan secara online dan tatap muka. Aspirasi tatap muka dilakukan setiap tiga bulan sekali dan secara online warga masyarakat Bengkalis bisa memanfaatkan aplikasi "Si Pendekar" untuk menyampaikan aspirasi.
‘’Kami menyediakan aplikasi Pemerintah Mendengar Aspirasi Rakyat atau 'Si Pendekar'. Dengan aplikasi yang disiapkan, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi melalui smartphone masing-masing," jelas Kasmarni.
Dia mengharapkan kedekatan dan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah harus terbangun secara baik agar keduanya bisa mengambil porsi dalam pembangunan.
"Sebagai pemimpin daerah, kami merasa pemerintah daerah harus senantiasa dekat dengan masyarakat," terangnya.
Pada kesempatan juga dilakukan penandatanganan penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2021 bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Tenaga Ahli Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yang disaksikan Wabup Bagus Santoso dan forkopimda serta masyarakat.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Hary B Koriun



