Ratusan warga pulau Bengkalis rela antrean di tengah terik matahari demi mendapatkan bantuan pakaian bekas yang digelar Dissos Bengkalis di halaman kantornya, Rabu (20/3/2024). (Abu kasim/riaupos.co)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Di tengah terik matahari, ratusan warga pulau Bengkalis rela antre, demi mendapatkan bantuan pakai bekas, layak pakai yang dibagikan oleh Dinas Sosial (Dissos) Bengkalis di halaman Kantor Dissos, Jalan Antara, Rabu (20/3).
Ratusan warga dari beberapa desa di pulau Bengkalis dengan antusias menyerbu bazar pakaian layak pakai gratis. Karena ramainya warga yang datang, petugas Satpol PP menutup akses pintu masuk bazar dan mempersilakan warga antrean masuk ke lokasi bazar.
Bahkan sebelum dimulai pukul 09.00 WIB, warga Bengkalis yang berasal dari berbagai desa ini telah memadati Kantor Dinas Sosial sejak pukul 07.00 WIB. Karena sebelum datang, mereka juga sudah mendapatkan kupon pengambilan pakaian bekas.
“Ya, kemaren dapat kuonnya. Kami sekeluarga dapat bantuan pakai bekas. Tapi pakaian bekasnya sudah dilaundry dan sudah rapih diberikan ke kita,” ucap Andi, salah seorang warga Desa Teluk Latak.
Ia mengaku, pakaian bekas yang umumnya untuk anak perempuan dan istrinya, dimasukkan ke dalam platik dan dia bergegas baik sepeda motir meninggalkan tempat bazar berlangsung.
“Dah dapat, ya langsung pulang. Kita kasih ke anak, apakah nanti buat lebaran atau pakaian harian, kita lihat nanti ya, apa dia suka atau tidak,” ujarnya.
Sedangkan Kepala Dissos Bengkalis Paulina menyebutkan, pakaian layak pakai dari sumbangan perangkat daerah serta masyarakat yang telah disortir itu berjumlah 3.500 helai pakaian.
Paulina mengaku, memberikan proses termudah kepada masyarakat yang ingin mendapatkan pakaian layak pakai tersebut.
“Ya, masyarakat hanya datang dengan membawa kartu keluarga, nanti akan kita berikan kupon kepada mereka, per orang bisa mendapatkan 5 sampai 8 helai baju,” jelas Paulina.(ksm)
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…