Jalur Gadis Manja dari Desa Kepala Pulau, Kecamatan Kuantan Hilir berhasil meraih juara I pacu jalur mini 2026, Selasa (18/8/2026) sore. (DESRIANDI CANDRA/RIAU POS)
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Pacu jalur mini yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Pacu Jalur 2026 di Tepian Narosa Telukkuantan resmi berakhir. Jalur Gadis Manja dari Desa Kepala Pulau, Kecamatan Kuantan Hilir, keluar sebagai juara pertama setelah menaklukkan persaingan dari 66 jalur yang ambil bagian.
Pacu jalur mini digelar lebih dahulu sebelum pelaksanaan festival pacu jalur tradisional. Tahun ini, perlombaan berlangsung selama tiga hari, 16-18 Agustus 2026.
Ketua Umum Panitia Pacu Jalur 2026, Andi Cahyadi, mengatakan seluruh rangkaian pacu jalur mini telah selesai dilaksanakan. Hasil akhirnya menempatkan Jalur Gadis Manja sebagai yang terbaik.
“Pacu jalur mini 2026, sudah selesai. Hasilnya, Jalur Gadis Manja berhasil meraih juara I,” ungkap Andi, Rabu (19/8).
Pada babak final yang berlangsung Selasa (18/8) dari siang hingga sore, Jalur Gadis Manja tampil paling cepat. Jalur asal Desa Kepala Pulau tersebut berhasil mengungguli Jalur Bintang Nirwana dari Desa Seberang Taluk Hilir, Kecamatan Kuantan Tengah, yang harus puas menempati posisi kedua.
Persaingan di babak final berlangsung menarik dan mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat. Suasana di Tepian Narosa bahkan semakin ramai karena sejumlah tamu dari luar daerah mulai berdatangan.
Antusiasme penonton juga terasa kuat. Riuh dukungan yang terdengar selama perlombaan disebut tidak kalah dibandingkan dengan suasana pacu jalur tradisional.
Posisi ketiga ditempati Jalur Perwira Muda dari Desa Toar, Kecamatan Gunung Toar. Berikutnya, Jalur Dubalang Muda 2 dari Desa Pulau Aro, Kecamatan Kuantan Tengah, berada di peringkat keempat.
Jalur Senopati dari Desa Luai, Kecamatan Kuantan Mudik, menempati posisi kelima. Kemudian, peringkat keenam diraih Jalur Kemenakan Mamak dari Desa Pulau Kedundung, Kecamatan Kuantan Tengah.
Sementara itu, Jalur Macan Putih dari Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan, berada di posisi ketujuh. Posisi kedelapan ditempati Jalur Putra Tunggal dari Desa Jaya Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah.
Selanjutnya, Jalur Tuah Biruang Hitam dari Desa Teberau Panjang, Kecamatan Gunung Toar, menempati posisi kesembilan. Sedangkan posisi kesepuluh diraih Jalur Tandan Baduri dari Desa Pulau Kedundung, Kecamatan Kuantan Tengah.
Andi mengatakan, total hadiah yang disiapkan untuk peserta pacu jalur mini mencapai Rp61 juta. Juara pertama memperoleh uang pembinaan Rp11 juta, juara kedua Rp10 juta, juara ketiga Rp9 juta, juara keempat Rp8 juta, juara kelima Rp6 juta, dan juara keenam Rp5 juta.
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…