Categories: Bengkalis

Warga Rupat Geruduk PT Priatama Riau, Tuntut 20 Persen Kebun Plasma dari Lahan HGU

RUPAT (RIAUPOS.CO) — Ratusan warga dari dua kelurahan dan satu desa di Kecamatan Rupat kembali menggelar aksi demonstrasi ke PT Priatama Riau (PR) pada Senin (13/10) pagi. Mereka menuntut agar perusahaan perkebunan kelapa sawit itu memberikan kebun plasma sebesar 20 persen dari total lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelolanya di wilayah tersebut.

Di tengah teriknya matahari dan debu jalanan, massa dari Desa Darul Aman, Kelurahan Tanjung Kapal, dan Kelurahan Batu Panjang memblokir jalan utama menuju pelabuhan milik PT PR. Ketegangan meningkat karena hingga kini belum ada keputusan nyata dari pihak perusahaan, meski mediasi terakhir telah dilakukan pada 2 Oktober 2025 lalu.

Kesal karena tidak ada hasil, warga akhirnya mendirikan tenda di tengah jalan sebagai simbol tekad mereka untuk bertahan hingga tuntutan dipenuhi.
“Kami sudah terlalu lama dijanjikan. Kali ini kami tidak akan pulang sebelum plasma kami diberikan,” tegas Koordinator Umum aksi, Rama Rapiandi.

Menjelang siang, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis turun langsung ke lokasi untuk menenangkan massa. Hadir di antaranya Staf Ahli Bupati Johansyah Syafri, Kepala Dinas Perkebunan Bengkalis Muhammad Azmir, Camat Rupat, serta sejumlah pejabat desa.

Namun massa menolak tawaran yang disampaikan Kadisbun Bengkalis, Muhammad Azmir, yang meminta mereka membubarkan diri dengan janji bahwa perusahaan akan membeli lahan di luar HGU seluas 200 hektare untuk dijadikan kebun plasma.
“Kami sudah cukup dibohongi. Sejak 2007 perusahaan ini beroperasi tanpa izin usaha perkebunan, tapi masih berani menawar seolah kami bisa dibeli. Kami hanya menuntut plasma 20 persen dari lahan dalam HGU, bukan di luar,” ujar Koordinator Lapangan, Jefri Candra.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Priatama Riau belum memberikan tanggapan. Humas perusahaan, Tomas, yang dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp hingga sore hari belum merespons.

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago