Categories: Bengkalis

Bupati Bengkalis Tegas: Jangan Ada Titipan dan Jual Beli Kursi Saat SPMB

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan mutu pendidikan melalui pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang objektif, transparan, adil, serta bebas dari berbagai praktik yang dapat merusak dunia pendidikan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kasmarni usai melantik 215 kepala sekolah tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ruang Dang Merdu, Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin (8/6/2026).

Dalam arahannya, Kasmarni mengingatkan seluruh kepala sekolah agar tidak memberikan ruang bagi praktik titipan siswa, jual beli kursi, pungutan di luar ketentuan, maupun bentuk penyalahgunaan kewenangan lainnya selama proses penerimaan peserta didik berlangsung.

“Jangan ada praktik titipan, jangan ada jual beli kursi, jangan ada pungutan di luar ketentuan, dan jangan ada penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk apa pun. Sekolah bukan tempat mencari keuntungan pribadi, tetapi tempat membangun masa depan anak-anak negeri,” tegasnya.

Ia meminta seluruh kepala sekolah menjalankan SPMB dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan keadilan tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Menurut Kasmarni, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Ia menegaskan, kepala sekolah yang terbukti terlibat dalam praktik jual beli kursi, pungutan liar maupun pelanggaran lainnya akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain memberikan arahan terkait pelaksanaan SPMB, Kasmarni juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang baru dilantik. Ia menilai pelantikan tersebut menjadi awal dari amanah besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkalis.

“Jabatan kepala sekolah bukan hanya sebagai administrator pendidikan, tetapi juga sebagai pemimpin yang menentukan arah dan kualitas masa depan generasi Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan pendidikan yang berkualitas sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang mampu membawa daerah menuju kemajuan di masa mendatang. (ifr/ksm)

Redaksi

Recent Posts

Pasokan BBM Terlambat Masuk, Antrean Kendaraan Mengular di Sejumlah SPBU Bengkalis

Keterlambatan pasokan BBM ke Pulau Bengkalis menyebabkan antrean panjang di SPBU. Warga juga mengeluhkan mahalnya…

3 jam ago

Bayi Gajah Sumatera Lahir di Tesso Nilo, Kondisinya Sehat dan Aktif Menyusu

Seekor bayi Gajah Sumatera betina lahir sehat di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran ini menambah…

4 jam ago

Belanja Pegawai Meranti Tembus Rp399 Miliar, Disebut Jadi Bom Waktu APBD

Belanja pegawai Kepulauan Meranti mencapai 34,37 persen dari APBD. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan serius…

5 jam ago

GMKR Riau Resmi Dideklarasikan, Usung Agenda Pengembalian Kedaulatan Rakyat

GMKR Riau resmi dideklarasikan di Pekanbaru dengan agenda pengembalian kedaulatan rakyat serta sorotan terhadap pengaruh…

6 jam ago

Pertamax Tembus Rp16.250, Antrean Pertalite di SPBU Pangkalan KerinciMengular hingga Bikin Macet

Harga Pertamax naik hingga Rp16.250 per liter memicu lonjakan antrean Pertalite di SPBU Pangkalan Kerinci,…

8 jam ago

Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat, Jabatan Strategis di Pemko Pekanbaru Bergeser

Sebanyak 42 pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru dilantik. Wakil Wali Kota Markarius Anwar meminta seluruh…

1 hari ago