Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Bengkalis Andris Wasono memberikan arahan dalam kegiatan Asistensi Penyusunan Rencana Aksi Kinerja di lingkungan Pemkab Bengkalis, Sabtu (4/5/2024). (DISKOMINFO BENGKALIS UNTUK RIAU POS)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Guna meningkatkan pencapaian target akuntabilitas kinerja pemerintah daerah, seluruh Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab Bengkalis diminta komit dalam meningkatkan kualitas kinerja dan Sakip.
Hal itu ditegaskan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Bengkalis Andris Wasono usai membuka kegiatan Asistensi Penyusunan Rencana Aksi Kinerja di lingkungan Pemkab Bengkalis di Bengkalis, akhir pekan kemarin.
Ia menyebutkan, berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan-RB terhadap Sakip Kabupaten Bengkalis, selama empat tahun terakhir ini telah menunjukkan tren positif. Di mana nilai Sakip terus meningkat dari 66,26 di tahun 2020, menjadi 67,12 di tahun 2021, kemudian 67,44 di tahun 2022, dan 68,05 di tahun 2023.
“Meskipun mengalami peningkatan, nilai tersebut masih dalam kategori predikat B. Makanya ini harus terus menjadi catatan bagi semua perangkat daerah untuk mengoptimalkan kinerjanya,” harap Andre.
Makanya ia menegaskan, agar setiap perangkat daerah dapat menyusun rencana kerja dan rencana aksinya secara baik dan akuntabel.
“Perlu diingat serta bahwa kegagalan satu perangkat daerah saja dalam meningkatkan kualitas kinerja dan sakip, justru dapat menghambat pencapaian predikat BB Sakip kita Kabupaten Bengkalis secara keseluruhan,” tegasnya.
Berdasarkan laporan maupun hasil pemantauan dan evaluasi yang telah dilakukan, sampai saat ini masih banyak ditemukan perangkat daerah yang belum memahami konsep dalam menyusun rencana aksi kinerja ini.
“Padahal saat ini kita sedang berada dalam tahapan persiapan penilaian implementasi sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah tahun 2024, yang akan dilakukan oleh tim evaluator dari Kementerian PAN-RB,” ujarnya.
Oleh karenanya, dia mengharapkan kepada perangkat daerah untuk mengikuti kegiatan asistensi ini dengan serius dan tuntas hingga akhir, agar terciptanya kesatuan persepsi kesamaan komitmen di di setiap unit kerja dalam memahami konsep Sakip dan menyusun rencana aksi kinerja yang efektif.(ksm)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…