Categories: Riau

Kabut Parah Dikhawatirkan Terulang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau mulai mengkhawatirkan. Sejak Januari 2019 berdasarkan data tim Satgas Karhutla Riau luas lahan yang terbakar mencapai 3.800-an hektare (ha).

Sementara berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) justru sudah mencapai 27 ribu ha. Kebakaran itu masih terjadi sampai kini. Kabut asap parah seperti pada 2015 pun dikhawatirkan kembali terulang. Buktinya beberapa hari terakhir langit di Riau mulai diselimuti kabut asap. Pagi langit terlihat gelap, tapi tak ada tanda-tanda turunnya hujan. Menjelang siang matahari terlindung di balik awan, aroma asap pun mulai terasa.

Kondisi ini menjadi perhatian semua pihak. Tim Satgas Karhutla Riau pun mengerahkan kekuatan penuh untuk mengatasi hal ini. Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan saat ini fokus pemadaman di dua titik lokasi yang cukup parah di Riau. Yakni di Kabupaten Pelalawan dan Siak.

"Kendala saat melakukan pema­daman di dua daerah tersebut yakni cuaca panas dan angin yang bertiup kencang, sehingga cukup menyulitkan petugas. Termasuk sumber air juga sudah mulai susah ditemui," kata Edwar.

Berdasarkan data Badan Meteo­rologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru hot spot pada pukul 07.00 ada 60 titik di delapan kabupaten di Riau. Terbanyak Pelalawan sebanyak 30 titik. Diikuti Indragiri Hilir 15 titik, Rokan Hilir delapan titik dan lainnya. Hasil pantauan terbaru BMKG pada pukul 16.00 WIB, hot spot telah berkurang menjadi sembilan.

"Upaya pemadaman dengan optimal masih terus kami lakukan hingga saat ini. Dukungan dari Tim Satgas Udara juga ikut membantu pema­daman. Yakni ada tiga helikopter yang melakukan water bombing di Pelalawan dan dua helikopter di Siak," sebut Edwar.(sol/egp/nda/amn/wik/ali/*1/*3/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

4 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

4 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

5 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

5 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

1 hari ago