FOTO BERSAMA: Wakil Bupati Kuansing H Halim foto bersama dengan Forkopimda di stan SMA Negeri 1 Telukkuantan dalam acara memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Telukkuantan, Senin (29/7/2019).
(RIAUPOS.CO) — Wakil Bupati (Wabup) Kuansing, H Halim membuka secara resmi peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang ditaja Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kuansing, Senin (29/7) di Lapangan Limuno Telukkuantan.
Dengan diperingatinya Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut, Pemerintah Kuansing berharap akan menambah kesadaran masyarakat terhadap lingkungan yang bersih dan sehat. Sehingga keinginan Pemerintah Kuansing untuk mendapatkan Piala Adipura sebagai kota kecil terbersih seperti pada tahun 2017 yang lalu kembali tercapai.
“Kita berharap tahun ini Kuansing bisa meraih adipura sebagai kota kecil terbersih. Kita juga minta dukungan masyarakat Kuansing untuk sama-sama menjaga lingkungan kita,” harap Halim.
Hal yang sama juga disampaikan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs Rustam Mahmud ketika dihubungi wartawan, Selasa (30/7). Menurut Rustam, Kuansing pada tahun 2017 juga sudah pernah mendapatkan Piala Adipura tersebut.
“Tahun ini kita bertekad akan meraih piala kembali. Meskipun untuk merebut Piala Adipura sangat sulit, karena banyak sekali penilaiannya. Namun harus tetap optimis untuk dapat meraih Piala Adipura, sebagai supremasi (lambang) kota terbersih,” tambah Rustam.
Usai membuka acara tersebut, Wakil Bupati Kuansing sempat menyambangi stand SMA Negeri 1 Telukkuantan. Halim memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreativitas anak-anak SMAN 1 Telukkuantan.
“Saya sangat tertarik dengan kreativitas anak-anak SMAN 1 Telukkuantan yang mengolah barang bekas menjadi pernak pernik yang menarik sehingga bisa digunakan. Nanti pas pacu jalur, saya berharap SMAN 1 bisa membuat stand di arena pacu jalur,” pinta Halim.
Kepala Sekolah SMAN 1 Telukkuantan, Saprianto Eldi SPdI menyampaikan terima kasih terhadap pemerintah daerah yang sudah memberikan apresiasi kepada SMAN 1 Telukkuantan. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat menumbuh kembangkan kreativitas siswa untuk mengolah barang bekas menjadi yang lebih baik dan bermanfaat,” kata Saprianto.(adv)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…