Categories: Riau

Ada yang Coba Tutupi Persoalan Zonasi ke Gubri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Persoalan penerimaan peserta didik baru melalui sistem zonasi masih menjadi fokus perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau. Di mana hingga kini, masih banyak wali murid merasa kecewa.

Sebab banyak yang tidak bisa diterima di sekolah dekat tempat tinggal. Pemanggilan terhadap Dinas Pendidikan Provinsi Riau sudah dilakukan dewan. Namun setakad ini, belum ada solusi yang baik atas persoalan tersebut.

Demikian diungkapkan anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati kepada Riau Pos, Selasa (30/7). ‘’Ini dia yang kami herankan. Mungkin ada informasi yang ditutupi kepada gubernur. Kami tidak tahu oleh siapa. Gubernur tahunya bagus-bagus aja,” sebut Ade.

Ia mencontohkan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang telah memberikan solusi. Di mana siswa yang tidak bisa diterima dibukakan kembali kesempatan agar bisa masuk ke sekolah dekat tempat tinggal.

‘’Saya kasih contoh dalam Permindiknas itu kan satu rombongan belajar 36 orang. Kenapa 

tidak dibuat 40. Jadi empat orang sisanya dititipkan ke rombongan belajar yang dibuat baru,” ungkapnya.

Selain persoalan tersebut, dirinya juga menilai tidak adanya upaya pemerintah untuk menaikan mutu sekolah swasta. Padahal, banyak wali murid merasa ragu untuk memasukan anak ke swasta karena tidak ada jaminan mutu. Termasuk persoalan biaya yang relatif lebih mahal dibanding sekolah negeri.

‘’Akhirnya orang lari ke negeri semua. Sedangkan negeri kelebihan daya tampung. Orang bicara mutu sekarang. Kalau mutunya bagus, kenapa orangtua siswa tidak memilih masuk swasta. Negeri ada jaminan dari pemerintah bahwa ada mutu disitu. Begitu juga soal biaya. Maka pemerintah harus bisa mengontrol sekolah swasta. Jangan hanya memberi izin saja,” tambahnya.(nda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

24 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

24 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

1 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

1 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

2 hari ago