menuju-safety-first-and-zero-accident
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dosen Teknik Sipil Universitas Abdurrab Pekanbaru, Husni Mubarak ST MSc mengatakan, risiko kecelakaan kerja bisa terjadi kapan saja. Untuk itu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus dipahami oleh setiap calon pekerja.
Menjembatani hal tersebut, sebelum diterapkan pada dunia kerja, sebaiknya dimulai dari lingkungan kampus yang harus selalu mengimbau dan menerapkan pentingnya budaya K3. Sehingga mahasiswa bisa menerapkan dan mempraktikkannya di semua kegiatan yang dilakukan.
"Di semua elemen sektor pendidikan dari TK,SD,SMP, SMA dan sederajat pada sekolah kejuruan yang selalu praktikum maupun di perguruan tinggi harus menerapkan pentingnya budaya K3," ujar Husni Mubarak, Ahad (26/9).
Husni Mubarak yang juga anggota Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia (PAKKI) menjelaskan kebutuhan sertifikasi tenaga kerja bersertifikasi K3 Sarjana Teknik, menjadi faktor utama keberhasilan di dunia konstruksi.
"Manfaat K3 disekolah sendiri antara lain dapat meningkatkan konsentrasi belajar di kelas, terciptanya suasana tenang dan nyaman, meningkatkan kepedulian tanggung jawab, dan menumbuhkan kecintaan terhadap kebersihan, keindahan dan ketertiban sekolah," jelas pria yang sedang melanjutkan S3 ini.
Oleh karena itu, semua pihak wajib berpartisipasi aktif dapat membudayakan K3 di Indonesia. Menurutnya, dalam ranah perguruan tinggi hendaknya menjadikan mata kuliah K3 ini menjadi mata kuliah wajib dan berharap setiap perguruan tinggi memiliki minimal perlengkapan K3 lengkap dan laboratorium K3. "Selain memberikan pengetahuan tentang K3 mahasiswa juga bisa menerapkannya ketika mereka magang atau bekerja di dunia konstruksi," ujarnya.(dof/c)
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…