PADAMKAN LAHAN: Petugas dari Manggala Agni Daops Pekanbaru melakukan upaya pemadaman lahan yang terbakar di Jalan Cenderawasi Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, Jumat (26/7/2019). (MHD AKHWAN/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni bersama TNI-Polri, BPBD dan Masyarakat Peduli Api saat ini masih terus melakukan pemadaman di beberapa titik di Riau. Salah satunya di Kabupaten Kampar. Tepatnya di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung. Koordinator Manggala Agni Provinsi Riau, Edwin Putra menyebut karhutla sudah terjadi selama tiga hari.
"Dari informasi yang kami gali dari Bhabinkamtibmas itu lahan masyarakat. Cuma masih sengketa, karena berbatasan dengan Rimbo Panjang," ungkapnya.
Untuk proses penyelidikan, pihak kepolisian masih dalam tahap pendalaman. "Siapa pemilik dan kenapa bisa terbakar," ujarnya.
Ketika ditanyakan motif lahan terbakar, lanjut Edwin, kuat dugaan pantauan di lapangan ini adanya kesengajaan. Pasalnya, ada bekas tumbangan pohon akasia yang diduga untuk dijadikan palet.
"Kemudian, bahan bakar habis ditebang itu mengering. Lalu, muncul api, bisa jadi karena puntung rokok atau dia sengaja bakar, belum bisa dipastikan. Tapi kuat dugaan faktor kesengajaan," terangnya lagi.
Edwin melanjutkan, di sana petugas mendapati kendala baru yakni lokasi karhutla yang menyebar. Jalur pemadaman harus berpindah-pindah. Kemudian, regu pemadam juga dibagi menjadi dua tim kecil untuk menyisir lokasi.(sol/*1/rir)
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin
Kejati Riau telah menggeledah 11 lokasi terkait dugaan korupsi jasa kapal di Dumai dan menyita…
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…