Categories: Riau

Warga Sikakak Tangkap Buaya Sepanjang 3 Meter

CERENTI (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti menangkap buaya sepanjang 3 meter yang selalu membuat resah warga sejak beberapa bulan terakhir. Penangkapan yang dilakukan pada Selasa (23/7) sore tersebut berawal dari beberapa orang warga yang melihat buaya tersebut mendarat di pinggir sungai.

Menurut informasi dari Pjs Kepala Desa Sikakak,  Alda Marlena saat dihubungi Riau Pos, Rabu (24/7) menuturkan bahwa, penangkapan buaya yang meresahkan tersebut sudah sejak lama direncanakan. Namun karena kendala dan alat perlengkapan penangkapan tidak ada, sehingga masyarakat tidak bisa menangkapnya.

“Kita menjadi rumit. Kalau masyarakat yang menangkapnya, sudah pasti akan melukai buaya tersebut. Padahal ini sudah dilaporkan ke BKSDA Riau dari dulu. Makanya, saat dua orang warga melihat buaya tersebut mendarat, mereka langsung berinisiatif menangkapnya dengan menggunakan tombak yang diberi pelampung,” ujar Alda.

Setelah salah seorang warga menombak buaya tersebut, lanjut Alda, buaya tersebut langsung menyelam ke dasar Sungai Kuantan. Karena karena diujung tombak tersebut dikaitkan pelampung, maka buaya tersebut diketahui keberadaanya.

Selang beberapa saat, warga lain mulai berdatangan untuk membantu. Namun karena buaya tersebut cukup besar, warga kembali menombak bagian punggung buaya tersebut. Setelah mengenai bagian punggung, buaya tersebut langsung diseret ke pinggir sungai.

“Kita sudah mengevakuasi buaya tersebut bersama Upika kecamatan. Saat ini buaya tersebut sudah dibawa ke Pekanbaru oleh tim BKSDA Provinsi Riau,” kata Alda.

Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustofa SIK MSi melalui Kapolsek Cerenti, AKP Lumban G Toruan membenarkan adanya penangkapan buaya tersebut. “Iya. Ini sudah kami koordinasikan sebelumnya dengan BKSDA. Kondisi buaya tersebut mengalami luka di bagian punggung dan dada. Semoga tidak terlalu parah,” kata Lumban.

Sebulan yang lalu, masyarakat Sikakak juga sempat dihebohkan dengan penyerangan buaya terbadap warga bernama Maswir (62). Saat itu Maswir hendak mandi sekitar pukul 05.00 WIB.

Sebelum mandi, Maswir terlebih dahulu menyikat giginya sambil posisi jongkok. Tidak beberapa lama, Maswir dikejutkan serangan buaya yang menerkam bagian pahanya. Akibatnya, Maswir mengalami luka robek di bagian lutut dan betis.(yas)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

3 menit ago

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

3 hari ago