UNJUK RASA: Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM Nusantara menggelar unjuk rasa menuntut penuntasan kasus HAM di DPRD Riau, Pekanbaru, Selasa (21/5/2019). (MHD AKHWAN/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara mendataÂngi Gedung DPRD Riau, Selasa (21/5).
Dengan mengenakan almamater dari masing-masing kampus, para mahasiswa langsung memadati areal luar Gedung DPRD. Tepatnya di depan pagar gerbang DPRD sampai ke Jalan Sudirman. Adapun tujuan aksi tersebut didasari atas peringatan 21 tahun reformasi yang jatuh pada 21 Mei.
“21 tahun reformasi. Namun masih banyak kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dibiarkan. Mana keadilan HAM yang selama ini diagungkan,†ujar salah seorang orator mengenakan pengeras suara.
Dalam kesempatan itu, para mahasiswa juga menuntut agar seluruh kasus pelanggaran HAM berat agar segera diselesaikan. Beberapa di antaranya adalah kasus kematian empat aktivis mahasiswa Universitas Trisakti pada masa Orde Baru, kasus kematian Munir, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dan serangkaian kasus kriminalisasi terhadap mahasiswa yang terjadi.
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…