Categories: Riau

Ponpes Khalid bin Walid Kembali Terbakar

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Gedung Asrama Putra lantai 2 Pondok Pesantren (Ponpes) Khalid Bin Walid yang beralamat di Jalan Pesantren II, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu kembali terbakar, Rabu (20/7) sekitar pukul 16.00 WIB.

Diketahui, asrama putra lantai 2 Gedung Buya Arab yang terbakar ini, bersebelahan dengan gedung asrama putra yang lima bulan sebelumnya pernah terbakar. Penyebab dari musibah terbakarnya Asrama Putra Gedung Buya Arab hingga kini belum diketahui secara pasti, karena masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian Polsek Rambah.

Namun untungnya dari musibah terbakarnya Asrama Putra Gedung Buya Arab Ponpes Khalid bin Walid itu, tidak ada korban jiwa. Karena seluruh santri saat itu sedang berada di dalam masjid yang berada di dalam Kompleks Ponpes Khalid bin Walid untuk melaksanakan Salat Ashar berjemaah.

Pantauan dan informasi yang dirangkum di lapangan, terbakar bangunan asrama putra lantai 2 Ponpes Khalid bin Walid, diketahui oleh santri yang sedang berada di masjid untuk melaksanakan Salat Ashar.

Tiba-tiba terlihat kobaran api yang melalap bagian atap dan plafon gedung lantai II asrama Putra Gedung Buya Arab. Terlihat para santri panik dan berlari dari masjid menuju ke arah asrama. Namun kobaran api dan asap hitam yang mengumpul di lantai II, sebagian para santri ada yang histeris, menangis dan ketakutan. Mengingat santri yang asramanya berada di lantai II hanya tersisa pakaian dan kain sarung yang ada di badan.

Sebab, seluruh barang berharga dan fasilitas santri seluruhnya  hangus terbakar, karena api dengan cepat melalap bangunan permanen asrama lantai II Ponpes Khalid bin Walid.

Selang beberapa menit terjadinya peristiwa kebakaran asrama putra lantai dua ponpes itu, 2 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 17. 00 WIB. Dibantu 2 unit mobil BPBD Rohul. Sehingga kobaran api berhasil dipadamkan dan tidak sempat melalat bangun gedung asrama putra yang ada di sebelahnya.

Paska terbakarnya Asrama Putra Lantai II Gedung Buya Arab Ponpes Khalid bin Walid, Plt Kakan kemenag Rohul H Zulkifli Syarif MPdI langsung meninjau ke tempat kejadian peristiwa (TKP). Ia sempat bertemu dengan pimpinan ponpes yang terlihat sedang berduka.

"Kami turut prihatin dengan terjadinya musibah terbakarnya asrama putra Gedung Buya Arab lantai II Ponpes Khalid bin Walid. Penyebab kebarakan gedung asrama belum diketahui. Saat ketemu dengan pihak pondok belum memberikan keterangan resmi, karena masih berduka," ungkap Plt Kakan Kemenag Rohul H Zulkifli Syarif Sag MPdI.

Saat meninjau terbakarnya asrama putra lantai dua. Zulkifli menjelaskan, musibah terbakarnya asrama putra yang di isi puluhan santri MTs, tidak ada korban jiwa. Karena santri sedang berada di dalam masjid yang ada di komplek ponpes.

"Seluruh santri selamat semuanya, tidak ada korban jiwa. Sebelum azan anak-anak sudah berada di dalam masjid. Jadi pas waktu iqomad, terlihat kobaran api yang membakar atap  asrama putra lantai II. Semua santri sedang berada di masjid," tuturnya.

Sementara pengelola Ponpes Khalid Bin Walid H Baihaqi Adhduha Lc saat dikonfirmasi, Rabu (20/7) masih berduka, belum memberikan keterangan secara resmi terhadap penyebab musibah kebakaran itu.(epp)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

5 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

5 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

5 jam ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

5 jam ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

1 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

1 hari ago