Categories: Ekonomi Bisnis

Perbaiki Lingkungan, UPDK Pekanbaru Salurkan Bantuan ke Desa Balai Pungut

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setiap aktivitas perusahaan harus memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Melalui Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Pekanbaru merevitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tepian Sungai Batang Mandau di Desa Balai Pungut.

Bertempat di kantor Desa Balai Pungut, Manajer Unit Layanan Pusat Listrik Tenaga Gas dan Mesin Gas (ULPLTG/MG) Duri Alfurqan Halim menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Balai Pungut, Kamis (14/7). "Kami sangat berharap adanya perbaikan ekonomi masyarakat khususnya di Desa Balai Pungut,"terang peria yang akrab dipanggil  Furqan ini.

Kepala Desa Balai Pungut Muhammad Asisi mengapresiasi bantuan ini. Ia juga mengucapkan berterima kasih dan berharap hal tersebut bisa menghidupkan pariwisata Desa Balai Pungut. "Dengan hidupnya pariwisata di RTH ini, harapan kami muncul efek domino yakni perbaikan ekonomi. Masyarakat Desa Balai Pungut bisa membuka usaha, berjualan, dan lain sebagainya,"ungkapnya.

Selain itu, Pejabat Pelaksana Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan (K3L), dan Keamanan ULPLTG/MG Duri Amirul Akbar Rosadi mengungkapkan, sebelumnya pada akhir Juni, UPDK Pekanbaru menyalurkan bantuan penghijauan dan pengelolaan hidroponik bagi masyarakat Desa Balai Pungut. Bantuan ini merupakan perhatian dan langkah strategis PLN dalam menghadapi isu perubahan iklim. "Perubahan iklim ini menjadi perhatian kita. Untuk itu TJSL PLN tahun ini mengangkat salah satu tema lingkungan yakni Sustainable Environment,"jelasnya.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan dalam bentuk pelatihan, pembuatan green house, dan penanaman tanaman endemik di area ULPLTG/MG Duri. "Kami harap, semua pihak turut mengamankan aset PLN,"imbuhnya.

Tim UD Rahma Nursery, Rudi mewakili kelompok penerima bantuan mengucapkan kasih kepada PLN atas bantuan ini, yang sejalan dengan harapan mereka, yaitu agar masyarakat memiliki kemampuan mengelola hidroponik.

Rudi turut menjelaskan bahwa permintaan hasil panen tanaman hidroponik khususnya di Kabupaten Bengkalis cukup tinggi. "Kami berharap ketekunan masyarakat mulai dari penanaman, perawatan, sampai dengan panen agar kita bisa memenuhi seluruh permintaan,"tutupnya.(adv/anf)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

2 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

4 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

4 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

4 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

4 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

4 jam ago