Categories: Riau

Harga Kelapa Naik Tajam, Pedagang Santan Terpaksa Hentikan Usaha

PEKANBARU (RP) – Lonjakan harga kelapa tua membuat banyak pedagang santan dan kelapa parut di Pekanbaru terpaksa menghentikan aktivitas usahanya. Harga kelapa yang sebelumnya berkisar antara Rp1.000 hingga Rp3.000 per butir kini melambung hingga menyentuh Rp10.000 per butir.

Putra Hadi (36), pedagang kelapa parut di Jalan Tengku Bey, mengaku telah beberapa hari tidak berjualan karena tidak sanggup membeli kelapa dengan harga yang tinggi. Sementara harga jual santan dan kelapa parut pun ikut naik, membuat margin keuntungan semakin kecil.

“Modalnya sudah besar, keuntungan sedikit. Sekarang lebih baik berhenti dulu,” ujarnya, Sabtu (19/4).

Tak hanya dipengaruhi harga dari distributor di Sumatera Barat dan Indragiri Hilir, kelangkaan pasokan juga terjadi karena tanaman kelapa yang lambat berbuah membuat petani enggan memanen lebih awal. Situasi ini turut memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan pengolah santan di Riau akibat terbatasnya bahan baku di pasar domestik.

Kondisi ini berdampak hingga ke konsumen. Masrinah (52), warga Pekanbaru, mengaku kesulitan mendapatkan santan dengan harga terjangkau. Meski demikian, ia tetap membeli karena bahan tersebut penting untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

“Sekarang harus mutar dulu cari santan. Kalau pun ada, mahal. Mau tak mau beli, meski jumlahnya dikurangi,” keluhnya.

Pati Santan Jadi Alternatif di Dumai

Sementara itu, di Dumai, harga kelapa melonjak lebih tinggi, mencapai Rp15.000 hingga Rp20.000 per butir. Warga mulai beralih menggunakan pati santan sebagai alternatif. Sania (55), warga Rimba Sekampung, menyebut pati santan kualitas nomor dua menjadi pilihan karena harganya jauh lebih murah, berkisar Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram, meskipun lebih encer dibandingkan kualitas terbaik yang mencapai Rp40.000 per kilogram.

Pedagang kelapa di Dumai mengakui bahwa pasokan kelapa masih berasal dari luar daerah, seperti Padang dan Tembilahan, namun mereka tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga.

Rohul Jadi Pengecualian, Harga Masih Stabil

Berbeda dengan Pekanbaru dan Dumai, kondisi harga kelapa dan santan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terpantau stabil. Harga kelapa di pasar tradisional seperti Pasar Modern Kampung Padang masih berada di kisaran Rp10.000–Rp11.000 per butir, sedangkan santan segar dijual antara Rp14.000–Rp16.000 per kilogram.

Pedagang setempat menyatakan pasokan kelapa masih lancar, sebagian besar berasal dari Mandailing Natal dan Pariaman. Pemerintah daerah pun terus memantau harga dan distribusi untuk menjaga stabilitas di pasar.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rohul, Ibnu Ulya, mengatakan bahwa jika pun ada kenaikan harga, sejauh ini masih tergolong wajar.(ayi/sah/epp)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Ratusan Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Riau, Sempat Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Ratusan mahasiswa Unri menggelar demo di Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut pendidikan gratis 12 tahun…

5 jam ago

Pacu Jalur 2026 Digelar, Truk Angkutan Berat Dilarang Melintas di Telukkuantan, Ini Rute Pengalihan Selama Pacu Jalur

Pemkab Kuansing melarang truk angkutan berat melintas Telukkuantan 17-24 Agustus selama Pacu Jalur 2026 demi…

8 jam ago

15 Tim Berebut Gelar Juara Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang, Persaingan Diprediksi Sengit

Sebanyak 15 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang…

8 jam ago

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

14 jam ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

15 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

15 jam ago