Categories: Riau

Ini Data Korban Tewas dan Kronologis Lakalantas Maut di Rimbo Panjang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lakalantas maut di Highway Pekanbaru-Bangkinang di daerah yang dikenal dengan Rimbo Panjang menewaskan lima penumpang kendaraan jenis Low MPV plat BM1733 ZT. Kelima korban ternyata masih berusia muda, rata-rata 30 tahunan. Sementara mobil Truk plat BA 9128 QU yang ditabrak kabur. Begini kronologis kejadian menurut pihak kepolisian pascakejadian, Rabu (16/12/2020) siang.


Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengungkapkan, korban meninggal dari sebelumnya empat, menjadi lima orang. Setelah seorang penumpang MPV sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi parah. Namun, nyawanya tidak terselamatkan.

“Kelimanya warga Kampar, Riau,” katanya.

Menurut juru bicara Mapolda Riau ini, kelima penumpang kendaraan berwarna putih tersebut yaitu Kemal Akbar (21), Lisman Nedi (35), Herwan Susilo (35). Ketiganya merupakan warga Dusun Koto Semiri, Desa Ganting Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.

Kemudian dua korban lagi yaitu Ilham Midi (36) warga dusun IV Desa Pulau Payung, Kecamatan Rumbio Jaya dan terkahir yang meninggal dunia di RSUD yaitu Abdul Kadir (34) warga Dusun Salo Baru, Kecamatan Salo Kabupaten Kampar.

Sementara itu, truk yang menjadi lawan minibus tersebut diketahui lari dari TKP. Saat ini polisi masih menyelidiki kasus laka lantas maut tersebut.

Kronologisnya, Kombes Sunarto menjelaskan Truk BA 9128 QU bergerak dari arah Pekanbaru menuju arah Bangkinang, sesampainya di TKP, truk tersebut berbalik arah di U-Turn KM 24 Highway Pekanbaru-Bangkinang tersebut.

“Pada saat truk Fuso berbelok arah, datang dari arah Pekanbaru menuju arah Bangkinang mobil plat BM yang dikemudikan Kemal Akbar dengan kecepatan tinggi, karena jarak yang sudah dekat dan tidak bisa dihindari maka bagian depan minibus menabrak bagian belakang sebelah kanan truk sehingga mengakibatkan pengemudi minibus dan 4 orang penumpangnya mengalami meninggal dunia di TKP, 1 mengalami luka berat dan meninggal RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru,” jelas Sunarto.

Menurut perwira menengah ini, faktor penyebab laka lantas tersebut diduga karena kelalaian dan kurang hati-hatinya pengemudi mobil BM 1733 ZT pada saat mengendarai kendaraanya dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan jarak iring dengan kendaraan didepannya.

“Sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas, serta kelalaian sopir Truk BA 9128 QU yang lari dari TKT dan tidak membantu korban setelah terjadi kecelakaan,” pungkasnya.

Selengkapnya baca koran Riau Pos edisi terbit Kamis (17/12/2020).



Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

8 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

1 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

1 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago