Categories: Riau

BBM Langka, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Ikut Merangkak Naik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pagi Panam, Jalan Budi Daya, Pekanbaru, mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir yang dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan faktor cuaca.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (5/5), beberapa komoditas dapur mulai merangkak naik. Salah satunya jeruk nipis asal Bukittinggi yang sebelumnya dijual Rp20 ribu per kilogram, kini meningkat menjadi Rp30 ribu per kilogram.

Pedagang bumbu dapur, Ilen, mengungkapkan kenaikan harga tidak terlepas dari meningkatnya biaya distribusi akibat sulitnya mendapatkan BBM. Ia biasa mendatangkan dagangan dari Bukittinggi, Sumatera Barat.

Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi jumlah pembeli. Ia merasakan adanya penurunan kunjungan pelanggan karena harga yang terus naik.

“Kalau harga naik, pembeli jadi berkurang. Ongkos kirim juga ikut naik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pedagang cabai dan bawang, Rendi. Ia menyebut distribusi barang menjadi terhambat akibat kelangkaan BBM, meski kenaikan harga cabai tidak terlalu signifikan dalam sepekan terakhir.

Namun, ia menilai faktor cuaca menjadi penyebab utama naiknya harga cabai. Curah hujan yang tinggi membuat proses panen terganggu karena cabai tidak bisa dipanen saat kondisi basah.

“Kalau hujan, panen jadi terbatas. Kalau dipaksakan, cabai bisa rusak. Itu yang membuat pasokan berkurang,” jelasnya.

Rendi juga mengakui daya beli masyarakat mulai terdampak. Pada awal kenaikan harga, banyak pembeli yang mengeluh, meski kini perlahan mulai terbiasa dengan kondisi tersebut.

Para pedagang berharap pemerintah dapat segera menstabilkan pasokan BBM agar distribusi bahan pokok kembali lancar dan harga tidak terus mengalami kenaikan.

Sementara itu, di daerah lain, masyarakat mulai memanfaatkan program pasar murah sebagai alternatif mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan pasar murah yang digelar di GOR Tasik Gemilang, Kecamatan Tembilahan, Selasa (5/5), disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat sudah memadati lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Program yang dikemas dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) tersebut menyediakan berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan bahan pangan lainnya dengan harga subsidi.

Selisih harga yang cukup jauh dibandingkan harga pasar membuat kegiatan ini menjadi pilihan masyarakat, terutama di tengah kondisi harga yang fluktuatif.

Selain membantu masyarakat, program ini juga menjadi langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir bersama Tim Penggerak PKK sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.

Pemerintah daerah juga berencana memperluas pelaksanaan pasar murah ke kecamatan lain agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Katerina Susanti, turut meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia memastikan harga yang ditawarkan lebih rendah dari pasar dan pelaksanaan berjalan tertib.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Ke depan, kegiatan ini akan diperluas ke wilayah lain,” ujarnya.(lim)

Redaksi

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

1 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

2 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

2 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

2 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

2 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

3 jam ago