Categories: Riau

Apindo Beri Perhatian Khusus Alih Kelola Blok Rokan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memberikan perhatian khusus pada alih kelola Blok Rokan. Hal ini dikatakannya Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani dalam sambutannya pada Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi  (Rakerkonprov) Riau Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo Riau.

"Keresahan anggota Apindo Riau khususnya sektor migas yang selama ini menjadi partner Chevron atas alih kelola Blok Rokan, maka DPN akan memberikan perhatian khusus agar alih kelola ini berjalan dengan baik dan morroring cotract berjalan sesuai harapan. Kami telah memfasili pertemuan antara DPP Apindo Riau dengan PHE dan PHR yang berperan dalam alih kelola Blok Rokan," ungkap Hariyadi, Ahad (14/2).

Dia berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dapat memberikan dukungan atas program-program yang dilaksanakan Apindo Riau, terutama dalam pengembangan investasi. Dijelaskannya, sejak tahun 2008 Apindo mulai fokus dan intensif pada bidang pengembangan investasi dalam pengembangan investasi daerah.

Selain itu, terkait UU Cipta Kerja, Hariyadi menuturkan  dalam implementasinya perlu komitmen bersama. Ia mengatakan  telah disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja dapat mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi, danperlu komitmen bersama agar UU Cipta Kerja ini dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

"Dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerintah telah melahirkan sebuah lembaga khusus investasi atau disebut Indonesia Investment Autority yang diharapkan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," tukasnya. 

Ketua DPP Apindo Riau Wijatmoko Rah Trisno mengatakan, hal ini juga sejalan dengan semangat kepengurusan baru masa bakti 2020 – 2025 DPP Apindo Riau yang saat ini fokus atas alih kelola Blok Rokan.

"Isu besar yang saat ini sedang kami respon yaitu alih kelola blok rokan yang akan dilaksanakan pada agustus 2021 ini. Kita ingin berperan mengawal alih kelola ini berjalan dengan baik dan berdampak positif bagi perusahaan sektor migas lokal kita," paparnya.

Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi Apindo Riau yang dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi, Eva Revita, merupakan kegiatan dalam menyusun dan mongkonsultasikan arah program DPP Apindo Riau.

Dalam sambutannya Eva sangat yakin bahwa momentum rapat kerja ini mempunyai esensi yang sangat besar untuk kemajuan dunia usaha di Riau.

Dikatakan Eva, pemerintah menitipkan potensi peluang investasi di Riau yang begitu besar kepada Apindo. Saat ini pemerintah telah membentuk lembaga untuk mempermudah perizinan, sehingga tidak ada lagi masalah-masalah administrasi. Saat ini juga pemerintah juga sedang memperkuat infrastruktur berupa jalan lintas Pekanbaru-Rengat, Rengat-Jambi, dan Bangkinang-Pangkalan. 

"Kami berharap ini menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi Riau," paparnya.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

1 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

1 hari ago

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…

1 hari ago

Polisi Bongkar Dugaan TPPO di Bengkalis, 12 Orang Diamankan

Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…

1 hari ago

Belajar Jadi Jurnalis, Puluhan Siswa SMP Global Andalan Kunjungi Redaksi Riau Pos

Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…

1 hari ago

Wali Kota Turun Langsung, New Paragon KTV Disegel Usai Video Viral

Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…

2 hari ago