Datuk Tomo Mahmud Sulaiman bersama Datuk penghulu Suku Budi Caniago Lubuk Jambi, Jumat (14/6/2019) foto bersama usai halal bihalal.
LUBUK JAMBI (RIAUPOS.CO) – Salah satu tradisi yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, usai Idul Fitri atau bulan Syawal, banyak suku di setiap kenegerian memanfaatkannya dengan melakukan halal bihalal, menjalang mamak, Rayo Onam (Raya Enam).
Meski dilaksanakan sederhana, namun terlihat penuh kekeluargaan dan hikmad ketika ayat suci Alquran dilantunkan qori Yuliati. Dilanjutkan ceramah adat yang disampaikan Muhammad Yusuf.
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…