Categories: Politik

Demokrat Tetap Perhatikan Usulan Senior soal Kongres Luar Biasa

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Partai Demokrat (PD) akan memperhatikan masukan dari para senior supaya menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) paling lambat 9 September 2019. Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Agus Hermanto mengatakan, ide dan pendapat para senior untuk perbaikan itu tentu harus diproses oleh DPP.

’’Pastinya DPP (PD) akan melaksanakan rapatnya, fungsinya, dan tentunya pasti ditanggapi,’’ kata Agus kepada wartawan di gedung parlemen, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Menurut Agus, meskipun ditanggapi tetapi tidak harus seperti apa yang diminta oleh para senior. ’’Bisa saja yang lain, tetapi pasti yang disampaikan kader akan ditanggapi oleh DPP,’’ ujar Wakil Ketua DPR itu.

Dia mengatakan sekarang ini belum ada keputusan apa pun, sebelum masukan tersebut dibahas oleh DPP partai berlambang bintang mercy itu. Menurut dia, ide dan pendapat itu juga baru disampaikan sehingga perlu dibahas secara komprehensif.

’’Sehingga kami tidak bisa rasa-rasa, tidak bisa kira-kira. Semuanya harus diberikan kepastian,’’ jelasnya. Perbedaan pandangan dalam sebuah partai politik pasti selalu ada. Karena itu, ujar Agus, ketika ada perbedaan pandangan apakah itu antara senior maupun junior, tentu akan dibahas oleh DPP.

Agus menjamin DPP PD pasti akan memfasilitasi seluruh yang diminta oleh kader. Menurut dia lagi, semua pasti akan dibicarakan secara komperhensif sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) PD dan lain sebagainya. ’’Jadi, semua kader baik senior maupun junior kami berikan hal yang terbaik,’’ katanya.

Sebelumnya diberitakan, Presidium Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD) mendorong untuk digelar KLB paling lambat 9 September 2019. Sejumlah politikus senior Demokrat tergabung di GMPPD antara lain Max Sopacua, Ahmad Mubarok, dan Ahmad Yahya. ’’Kami menetapkan momentum puncak GMPPD dengan menyiapkan, mendorong dan melaksanakan suksesnya Kongres Luar Biasa,’’ ucap Anggota GMPPD Max Sopacua ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Max meyakini KLB bisa menyelematkan nasib partai. Sebab, terjadi penurunan prestasi partai sejak pileg diselenggarakan dari 2009 hingga 2019. Tercatat, perolehan suara partai di Pileg 2009 mencapai 21,7 juta.

Demokrat menjadi partai pemenang Pileg 2009. Perolehan Demokrat lantas menurun di Pileg 2014 dengan 12,4 juta suara dan menempati peringkat empat. Puncak penurunan terjadi di 2019. Demokrat hanya mendapat 10,8 juta suara dan menempati peringkat ketujuh di Pileg 2019.(boy)

Sumber: JPNN.com
Editor: Fopin A Sinaga

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

3 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

3 hari ago