Categories: Riau

Terapkan Hasil Observasi ke Riau

RIAU (RIAUPOS.CO) — Komisi IV DPRD Riau melakukan kunjungan observasi ke Dinas Bina Marga dan Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (11/2) lalu. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai infrastruktur daerah.

Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Riau Parisman Ikhwan itu diterima langsung Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Kabid Bina Marga dan Konstruksi setempat.

Ada beberapa pertanyaan yang disampaikan anggota Komisi IV. Seperti struktur biaya per kilometer jalan rigid dan aspal di Sulawesi Selatan, regulasi mempercepat pembangunan jalan dan pembiayaan yang sesuai RPJMD yang dibuat gubernur, proses mempercepat lelang sebelum tahun anggaran berjalan, serta proses untuk memperoleh dana dari pusat ke daerah.

Menanggapi hal tersebut Kabid Bina Marga dan Konstruksi Provinsi Sulsel mengaku jika Provinsi Sulsel sangat menghindari jalan rigid karena semua rawan dan mudah retak.

Sementara untuk pembiayaan selain menggunakan APBD, Provinsi Sulsel juga mengajukan proposal ke pemerintah pusat yang menaungi masalah jalan dengan syarat harus membuat proposal.

"Tentang regulasi yang dibuat oleh pemerintah daerah sudah pasti sebagai landasan hukum, agar kegiatan yang sifat anggaran besar harus dilelang di akhiri tahun dengan syarat kalau kegiatan itu tidak berjalan maka pemenang lelang tidak bisa menggugat secara hukum atau batal," ujarnya.

Ia melanjutkan, bila kegiatan pembangunan itu berjalan maka pemenang bisa melaksanakan sesuai peraturan yang berlaku. Sedangkan dalam melakukan lelang, pemerintah daerah Sulsel menyisir kegiatan prioritas yang harus dilelang cepat dengan biaya tinggi dan rendah dipisahkan.

Lebih lanjut juga menjelaskan tentang perolehan dana tambahan dimana pemerintah daerah harus bersinergi dengan DPRD agar dana tersebut dapat turun sehingga dapat dimanfaatkan secara ekonomi maupun secara politik.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Riau Parisman Ikhwan mengaku mendapat banyak pelajaran dari hasil observasi tersebut. Nantinya, Komisi IV DPRD Riau akan mencoba menerapkan nilai positif dari observasi. Dengan harapan, penerapan ilmu baru tersebut dapat mendongkrak pembangunan yang ada di Riau.

"Pada intinya kami ingin semua lebih baik. Tentu kita harus belajar ke daerah lain. Mengapa mereka bisa kita enggak? Apa yang kami dapat di sana, nanti akan kami sampaikan kepada instansi terkait. Supaya bisa diterapkan juga," pungkasnya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

11 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

11 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

12 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago