Categories: Pekanbaru

Abrasi Tiga Pulau Terluar Parah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar menyebutkan,  abrasi di tiga pulau terluar di Riau yakni Pulau Rangsang di Kabupaten Kepulauan Meranti, Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis semakin parah. Panjang abrasi secara keseluruhan di tiga pulau tersebut bahkan sudah mencapai ratusan kilometer.

Hal tersebut disampaikan gubernur saat pertemuan bersama anggota Komisi V DPR RI di kantor Gubernur Riau, Kamis (13/2). Dikatakannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tidak bisa mengatasi sendiri abrasi tersebut karena memerlukan dana yang cukup besar.

"Abrasinya sudah semakin parah, bahkan sudah ada yang mencapai 167 kilometer. Di tiga pulau itu, belum ada proyek nasional. Kalau hanya mengandalkan APBD, tentu tidak akan sanggup. Untuk itu kami minta dukungan pemerintah pusat," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, selain terjadi abrasi pantai di tiga pulau tersebut, di lokasi itu saat ini juga terjadi kerusakan mangrove seluas 16 ribu Ha. Untuk penyebab abrasi tersebut adalah karena karakteristik pulau-pulau itu bertanah gambut.

"Percepatan abrasi ini juga akibat hantaman gelombang laut pada bulan tertentu. Sedangkan untuk kerusakan mangrove, terjadi akibat penebangan mangrove secara ilegal," sebutnya.

Jika diizinkan, demikian gubernur, pihaknya ingin mempresentasikan kondisi abrasi di tiga pulau terluar tersebut langsung di Komisi V DPR RI bersama kementerian terkait. Hal ini agar Riau bisa segera mendapatkan bantuan.

"Kami harap segera ada dukungan pemerintah, karena ini menyangkut marwah Indonesia. Karena pulau terluar itu berbatasan langsung dengan negara tetangga, kalau perlu kami ingin presentasi langsung di DPR RI," pintanya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi V Syahrul Aidi yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, pihaknya akan berusaha memfasilitasi Pemprov Riau dengan pemerintah pusat terkait permasalahan yang sedang dihadapi tersebut. Pihaknya juga mempersiapkan pemerintah provinsi Riau untuk mengirimkan surat perihal rencana presentasi tersebut.

"Kami akan tunggu surat dari Pemprov Riau. Riau ini banyak menyumbang pendapatan untuk negara, sudah sepatutnya jika Riau juga mendapatkan proyek nasional salah satunya untuk mengatasi abrasi ini," kata anggota DPR RI dari daerah pemilihan Riau tersebut.(gem)

Laporan : Soleh Saputra

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

5 jam ago

16 Tahun Setia Mendampingi Dharma Loka, Coach Dewit Terapkan Ilmu DBL Camp 2025

Coach Dewit sukses mengaplikasikan ilmu dari DBL Camp 2025 untuk membenahi fundamental pemain hingga membawa…

5 jam ago

Kreatif dan Sarat Pesan Lingkungan, Penampilan Tim Dance SMA Stella Gracia Curi Perhatian

Tim dance SMA Stella Gracia Pekanbaru mencuri perhatian publik pada ajang Aqua DBL Dance 2026…

6 jam ago

Perkembangan Penggerebekan MP Club: Polda Riau Tetapkan 5 Tersangka, 3 Orang Dipulangkan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menetapkan lima orang tersangka, termasuk empat pekerja THM, terkait kasus…

6 jam ago

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

17 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

17 jam ago