3-004-sampel-swab-diperiksa-hanya-32-positif-covid-19
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penambahan pasien positif Covid-19 di Riau terpantau terus menurun. Per Selasa (12/10) pasien positif hanya bertambah 32 orang dari hasil pemeriksaan 3.004 sampel swab. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, dengan penambahan 32 pasien positif, maka total pasien positif di Riau saat ini menjadi 127.755 orang. "Namun di hari yang sama, juga terdapat penambahan 49 pasien yang sembuh. Sehingga total yang sudah sembuh sebanyak 123.346 orang," katanya. Lebih lanjut dikatakannya, meskipun jumlah pasien positif Covid-19 mulai menurun, namun pihaknya tidak menurunkan jumlah testing untuk mendeteksi Covid-19.
"Sampel swab yang diperiksa tetap banyak, karena hal ini sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19," ujarnya.
Dengan jumlah penambahan pasien positif yang tidak sebanyak pasien yang sembuh, maka hingga saat ini tren kesembuhan pasien positif Covid-19 di Riau mulai meningkat.
"Untuk tingkat kesembuhan pasien positif di Riau saat ini mulai meningkat yakni 965 persen. Dari total pasien positif sebanyak 127.756, yang masih dirawat di rumah sakit 61 orang," sebutnya.
Tak lupa, dalam kesempatan tersebut, Mimi juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Utamanya menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan.
"Karena meskipun angka kesembuhan tinggi, namun penambahan pasien positif masih ada. Dengan demikian, masyarakat harus tetap waspada terhadap penularan virus ini," ajaknya.(sol)
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…