Categories: Riau

BKSDA Bentuk Tim Penanganan Gajah

(RIAUPOS.CO) — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Rengat membentuk tim untuk menggiring kawanan gajah yang berkeliaran di Kelurahan Peranap Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Bahkan, pihak BKSDA juga akan menyiapkan satu ekor gajah jinak untuk memandu gajah liar tersebut ke habitatnya.

Hal itu dilakukan setelah sebelumnya sempat dilakukan penanganan tanpa menggunakan tim dan gajah penggiring. “Sebelumnya gajah sulit menuju habitatnya akibat ada di antara warga yang mengusir menggunakan petasan,” ujar Humas BKSDA Rengat Permohonan Lubis, Senin (10/6).

Tim ini merupakan tim khusus penanganan gajah liar yang terdiri dari beberapa orang personel. Di mana tim tersebut memandu perjalanan gajah yang saat ini berada di Kelurahan Peranap. Bahkan sebelumnya, gajah liar tersebut sempat berada di Desa Baturijal Kecamatan Peranap.

Upaya yang dilakukan tim akan lebih sempurna ketika ada gajah jinak untuk memandu gajah liar menuju habitatnya di sekitar PT Rimba Peranap Indah (RPI) yang juga masih berasa dalam wilayah Kecamatan Peranap. “Mudah-mudahan selama proses penanganan, tidak ada lagi gangguan dari warga yang mengusir dengan bunyi-bunyian,” ungkapnya.

Selama ini sambungnya, kendala gajah liar menuju habitatnya akibat adanya warga yang mengusir dengan petasan. Sehingga gajah liar tersebut keluar dari jalurnya hingga tersesat ke pemukiman warga. Bahkan akibat tersesat itu, empat gajah liar yang berada di Kecamatan Peranap mencapai sebulan lebih.

Lebih jauh disampaikanya, pembentukan tim penanganan gajah tersebut dalam pekan ini sudah terbentuk. Namun demikian belum dapat dipastikan, berapa lama tim dapat berhasil menggiring gajah liar tersebut mencapai habitatnya.

Kepada warga kembali diimbau agar tidak lagi mengusir gajah menggunakan bunyi-bunyian seperti petasan. “Sebelumnya sudah ada penanganan gajah tersebut, namun sejauh ini belum berhasil menggiring ke habitatnya,” terangnya.(kas)

Laporan KASMEDI, Rengat

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

2 hari ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

3 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

3 hari ago