PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa hingga saat ini masih terus berlanjut di Kantor DPRD Riau Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (8/10/2020). Massa menolak UU Omnibus Law dan meminta agar pimpinan DPRD Riau keluar menemui massa.
Pantauan Riaupos.co, hingga saat ini massa masih bertahan di depan gerbang DPRD Riau menunggu pimpinan DPRD Riau keluar. Suasana tampaknya jauh lebih terkendali. Namun demikian, pagar berduri tetap diletakkan di sekitar gerbang utama masuk kantor DPRD pasca terjadinya bentrokan.
Sebagian massa aksi mengeluarkan berbagai bentuk kata kata hujatan. Mereka meminta agar pimpinan DPRD Riau keluar dan menolak UU Omnibus Law.
Sebelumnya, aksi unjuk rasa sempat memanas dan terjadi bentrokan massa mahasiswa dan aparat kepolisian. Massa tolak Undang-undang Cipta Kerja atau Ciptaker di DPRD Riau. Diperkirakan jumlah massa aksi mencapai ribuan. Karena itu dua sisi Jalan Sudirman Pekanbaru terpaksa di tutup.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…