interpelasi-dan-pansus-dprd-sulastri-minta-kedepankan-efektivitas
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komisi V DPRD Riau yang membidangi kesehatan telah mengeluarkan rekomendasi terhadap penanganan Covid-19. Di antaranya adalah pembentukan pansus Covid-19 serta pengusulan hak interpelasi dewan terhadap gubernur.
Menanggapi hal itu, anggota Fraksi Golkar DPRD Riau Sulastri berpendapat penanganan Covid-19 saat ini harus segera tertangani dengan cepat dan efektif. Mengingat angka penyebaran kasus saat ini cukup tinggi bila di banding daerah lainnya.
"Ini kan ada dua usulan. Kan baru sebatas usulan. Menurut saya, di tengah kondisi saat ini ada baiknya kita mengedepankan efektifitas. Kalau yang lebih efektif ya pembentukan pansus saja. Karena kalau penggunaan hak interpelasi, selain memakan waktu yang panjang juga tidak efektif," ujar Sulastri kepada Riaupos.co, Sabtu (8/5/2021).
Sekretaris Komisi V ini berpendapat, pembentukan pansus sendiri bisa lebih terarah dan tepat guna. Karena ketika pansus sudah terbentuk, DPRD sudah langsung bisa bekerja dan menuntaskan persoalan Covid-19 dengan pengawasan secara langsung.
Lain lagi bila digunakan hak interpelasi. Di mana ada mekanisme yang cukup panjang, namun tidak mengarah pada penanganan yang cepat dan tepat.
"Hak Interpelasi itu merupakan hak DPR/DPRD untuk meminta keterangan dan penjelasan kepada pemerintah mengenai kebijakan pemerintah yang telah diambil. Bila kita hanya berkutat pada permintaan keterangan saja saat ini, tanpa action langsung kapan kita akan bekerja? Sedangkan angka kenaikan kasus terus bertambah," imbuhnya.
Saat ini, menurut dia apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau bersama Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) sudah sesuai alur kebijakan. Seperti pengetatan penerapan prokes dengan di dukung penuh Polri dan TNI. Termasuk juga penyelenggaraan kesehatan mulai dari kesiapsiagaan tenaga kesehatan, hingga fasiltas kesehatan.
"Tinggal lagi DPRD memainkan peran sebagai lembaga pengawas yang menurut hemat saya, harus bekerja cepat dan tepat. Mari kita bersama-sama bersinergi, bergandengan tangan untuk melawan pandemi Covid-19 ini. Kita mulai dari diri sendiri dengan menerapkan protokol kesehatan, keluarga hingga lembaga," ajaknya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…