(RIAUPOS.CO) – Waktu tempuh perjalanan dari Kota Pekanbaru menuju Dumai biasanya menghabiskan 4-5 jam. Namun saat ini hanya memerlukan 1,5 jam saja untuk sampai ke Kota Pelabuhan itu. Jarak tempuh yang semakin singkat tersebut bisa didapatkan dengan menggunakan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai).
Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi bersama forkopimda Riau langsung meninjau sekaligus mencoba jalan tol sepanjang 131 kilometer tersebut yang rencananya akan diresmikan akhir Juli ini, Sabtu (4/7).
Dari catatan Riau Pos, rombongan berangkat dari gerbang tol Pekanbaru pukul 09.30 WIB dan sudah tiba di gerbang tol Dumai sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam perjalanan, rata-rata kecepatan kendaraan 100 kilometer per jam.
Gubri mengatakan, berdasarkan laporan yang pihaknya terima dari pihak Hutama Karya (HK), hingga saat ini progres pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai ini sudah mencapai 99 persen. Untuk itu, ia ingin mengetahui secara pasti jalan tol tersebut.
“Dari pengamatan kami, Jalan Tol Pekanbaru-Dumai ini memang sudah hampir selesai. Hanya tinggal ada pengerjaan sedikit-sedikit saja,” lanjut Gubri.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya berharap Presiden RI Joko Widodo akan datang langsung ke Riau untuk meresmikan jalan tol tersebut. Untuk itu, sebelum presiden datang pihaknya terlebih dahulu mengecek kondisi tol.
“Aneh rasanya nanti jika Pak Presiden jadi datang, tapi kami belum mengecek kondisi tol ini dari Pekanbaru sampai Dumai. Apalagi beliau itu sering bertanya, nanti bingung kami menjawab kalau belum melihat langsung kondisi tolnya,” sebutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubri juga menyebut bahwa Jalan Tol Pekanbaru-Dumai memiliki lintasan gajah. Lintasan gajah di jalan tol tersebut hanya ada dua dunia, dan satunya ada di Indonesia yakni Provinsi Riau.
“Tentunya hal ini harus kita apresiasi, di mana pemerintah kita punya kepedulian terhadap satwa liar yang dilindungi di Riau,” ujarnya.
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…