: Kawasan Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru tampak diselimuti kabut asap, Senin (30/6/2025). Kabut asap ini diduga muncul akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa kawasan di Riau. Foto kiri, tim gabungan memadamkan api yang membakar lahan di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Senin (30/6/2025). DEFIZAL/Riau Pos dan BPBD Kampar untuk Riau Pos
RIAUPOS.CO – Kota Pekanbaru kembali diselimuti kabut asap pada Senin pagi (30/6). Mulai pukul 05.00 hingga 09.00 WIB, udara terasa tidak sehat. Banyak pengendara motor dan pejalan kaki mengeluhkan sesak napas dan jarak pandang yang menurun.
Salah satunya, Syafrizal (39), yang melintas di kawasan HR Soebrantas dan Tuanku Tambusai. “Bau asap cukup menyengat, jarak pandang cuma sekitar 100 meter. Saya terpaksa pakai masker karena sesak di dada,” katanya.
Ia berharap kabut ini tidak menjadi tanda-tanda akan terulangnya bencana kabut asap besar seperti tahun 2019 lalu. Hal serupa juga dirasakan Veri (52), yang mengeluhkan mata perih dan napas yang mulai terganggu akibat paparan asap.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau menyebut sumber kabut asap berasal dari kebakaran lahan gambut di Tapung, Kabupaten Kampar, yang sudah berlangsung selama tiga hari.
“Lokasinya di lahan gambut, jadi proses pemadaman butuh waktu lebih lama,” jelas Kepala BPBD Riau, M Edy Afrizal. Ia juga menyebut hanya satu helikopter water bombing yang tersedia saat ini, sehingga pemadaman belum optimal. Bantuan helikopter tambahan tengah diupayakan.
Saat ini, seluruh kabupaten/kota di Riau telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat penanganan dan antisipasi kebakaran agar tidak meluas.
Menurut Kepala BMKG Pekanbaru, Irwansyah Nasution, satelit mendeteksi empat titik panas di wilayah Riau—namun tidak secara spesifik di Kampar atau Pekanbaru. Namun, berdasarkan pengamatan visual dan laporan lapangan, kabut asap kemungkinan berasal dari sisa kebakaran skala kecil.
Di Tapung, lahan yang terbakar merupakan milik warga berupa semak belukar dan kebun sawit seluas dua hektare. Tim gabungan masih melakukan penyekatan dan pendinginan di lokasi untuk mencegah api kembali menyala.
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…