Categories: Politik

Kisah Nevi Zuairina 10 Tahun Mendampingi Irwan Prayitno

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI Dapil Sumatera Barat, Nevi Zuairina menceritakan pengalaman mendampingi suaminya, Irwan Prayitno sebagai Gubernur Sumatera Barat selama sepuluh tahun.

“Hampir 10 tahun kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno, tentu banyak cerita, kisah, dan pengalaman yang membersamai perjalanan kami. Sebagai seorang istri, sudah menjadi kewajiban bagi saya untuk selalu memberikan dukungan dan doa dalam setiap aktivitas Bapak Irwan, baik sebagai seorang suami, seorang ayah maupun seorang gubernur untuk masyarakatnya,” ucap Nevi Zuairina pada acara diskusi bulanan yang digelar Jaringan Pemred Sumbar (JPS) di Padang, Sumatera Barat, Jumat (15/1).

 Nevi mengaku banyak cerita, ilmu, dan pengalaman berharga yang didapatkannya selama mendampingi Irwan Prayitno sebagai gubernur. “Sampai akhirnya saya berusaha mengimplementasikan nilai-nilai itu dalam aktivitas saya sebagai pejabat publik yakni anggota DPR RI saat ini,” kata Nevi.

Saat ini, Nevi mengaku diberikan amanah sebagai kepala Departemen Pembinaan Istri Kepala Daerah DPP PKS. Oleh karena itu, dia berkewajiban berbagi pengalaman sebagai istri kepala daerah agar bisa diikuti oleh istri para kepala daerah lainnya untuk dapat berperan lebih baik lagi dalam membantu tugas-tugas suami.

Di antaranya adalah melalui penyelenggaraan program pembinaan agar peran istri bukan sekadar mendampingi tugas para suami, namun mereka juga dapat menorehkan amal dan prestasi terbaiknya dalam berbagai ruang publik yang mereka geluti.

“Kita sadar saat ini adalah era keterbukaan yang menuntut transparansi dan akuntabilitas. Termasuk dalam menjalankan kepemimpinan sebagai kepala daerah dimana masyarakat bisa langsung memberikan penilaian, pertanyaan, atau bahkan kritik melalui berbagai kanal media informasi,” katanya.

Oleh karena itu, menurut Nevi, istri diharapkan dapat memainkan sejumlah peran yang sinergi dengan amanah suami sebagai kepala daerah sehingga memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

Selain dari pada itu juga karena baik secara langsung ataupun tidak langsung, hadirnya kepala daerah asal PKS menjadi pertaruhan dan ajang penilaian masyarakat terhadap kinerja PKS sebagai salah satu parpol di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Nevi juga menyoroti situasi politik nasional. Menurut Nevi, sistem demokrasi yang dianut oleh negara kita memberikan kesempatan bagi setiap warga negara baik secara individu maupun kelompok berperan serta dalam pemerintahan dan pembangunan. “Hal ini tertuang dalam konstitusi negara dan peraturan perundang-undangan yang mengatur mekanisme keterwakilan dan keterlibatan warga negara dalam proses demokrasi,” ujar Nevi.(jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago