Adian Napitupulu, satu diantara dua nama yang disodorkan Relawan Teman Jokowi layak untuk jadi menteri di kabinet Jokowi.(foto/int)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Relawan Teman Jokowi menilai Adian Napitupulu dan Sakti Wahyu Trenggono cukup layak menjadi menteri di kabinet Jokowi – Ma’ruf Amin.
Nama keduanya cukup menonjol dalam pembahasan internal ’Teman Jokowi’. Adian merupakan aktivis 98 yang intens mendukung Jokowi di panggung – panggung perdebatan Pilpres 2019. Perjuangan politikus PDIP itu dalam membela kepentingan rakyat juga sudah teruji mulai dari parlemen jalanan hingga parlemen sesungguhnya di Senayan.
Sementara Trenggono, menjabat sebagai Bendahara Umum dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Amin. Pengusaha sukses yang membangun kerajaan bisnisnya dari nol ini, sudah mendukung Jokowi sejak Pilpres 2014 lalu.
Ketua Umum ’Teman Jokowi’ Andre Opa Sumual menilai, kesamaan keduanya ada di loyalitas dan perjuangan sepenuh hati memenangkan Jokowi sejak Pilpres 2014 lalu.
Menurut Opa, ’Teman Jokowi’ membahas nama yang tepat membantu presiden di kabinet, karena ingin kabinet nantinya dapat bekerja efektif mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih baik.
“Teman Jokowi sebagai organisasi relawan pendukung juga ingin sumbang saran dan masukan. Soal diterima atau tidak itu hak prerogatif presiden,” ujar Andre di Jakarta, Senin (15/7).
Andre membenarkan, sosok yang tepat membantu Jokowi nantinya tak cukup hanya karena berjuang habis-habisan memenangkan Jokowi-Amin, tetapi juga harus memiliki kemampuan yang mumpuni dalam memimpin organisasi dan cepat mengambil keputusan menghadapi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Kemampuan-kemampuan tersebut diyakini ada pada Adian dan Trenggono.
Kami kira, layak tidaknya seseorang menjadi pembantu presiden bergantung pada kemampuan berpikir, bertindak, mengambil keputusan, loyalitas serta riwayat perjuangan,” pungkas Opa. (gir/jpnn)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…