Categories: Politik

PKS: PT 20 Persen Membelah Masyarakat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PKS tidak sepakat presidential threshold (PT) 20 persen diberlakukan lagi untuk Pilpres 2024. Sebab, PKS khawatir pemberlakuan PT 20 persen itu akan membuat masyarakat terbelah lagi, seperti pada Pilpres 2019 kemarin.

"Kembali PKS mengatakan tidak setuju untuk 20 persen," kata Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid atau Ustaz HNW di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/3).

“Kita semua sudah merasakan tidak kondusifnya kondisi politik berbangsa dan bernegara ketika terjadi pembelahan akibat pilpres akibat dari diberlakukannya PT 20 persen,” tambahnya.

HNW mengusulkan untuk kembali pada pola Pemilu 2004-2009 yang memberlakukan PT 15 persen. Ia menegaskan angka PT 15 persen masih masuk di akal. Menurut dia, PT 15 persen memungkinkan tetap terjadi pencalonan presiden yang mengakomodasi realita politik yang ada di Indonesia, tetapi tidak membelah rakyat.

“Kalau mau liberal sedikit, ya dikembalikan ukurannya sama dengan PT (parliamentary threshold) bisa lima persen, kan, dengan demikian presiden punya dukungan minimal di parlemen dan itu sudah bisa jadi modal dia untuk mengelola bernegara,” katanya.

Wakil ketua MPR itu menegaskan kalau PT 15 persen, bisa muncul lebih dari dua pasangan calon presiden dan wakil presiden. Menurut dia, hal itu lebih baik dan mewadahi aspirasi dan realita politik. “Terutama tidak mengulangi pembelahan politik seperti 2019, ketika diberlakukan PT 20 persen,” katanya. (boy/jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

14 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

14 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

14 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

14 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

18 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

2 hari ago