Categories: Politik

Maju Pilwako Solo, Gibran Siapkan Modal Sendiri

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tiga kandidat calon Wali Kota Solo, yakni Gibran Rakabuming Raka, Achmad Purnomo dan Teguh Prakoso selesai menjalani fit and proper test di Kantor DPP PDIP. Nantinya DPP akan merekomendasikan salah satu di antara mereka untuk maju di pilkada Surakarta.

Saat dikonfirmasi, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka mengaku, dirinya akan loyal kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) walaupun ada partai politik yang ingin mengusungnya di Pilwali Solo.

"Sampai sekarang saya belum menjalin komunikasi apa pun dengan partai lain, tapi memang saya denger partai lain sudah berkomitmen untuk mendukung. Tapi saya tetap setia dengan PDI Perjuangan," ujar Gibran di DPP PDIP, Jakarta, Senin (10/2).

Gibran juga menegaskan, tidak akan ragu-ragu untuk mengeluarkan uangnya sendiri untuk maju dalam pemilihan wali kota Solo. Sehingga tidak perlu untuk meminta bantuan siapa-siapa.

"Ya dari tempat saya sendiri (dana yang dikeluarkan Pilwali Solo)," katanya.

Selain itu, Gibran juga mengaku optimis dirinya bakal dipilih oleh partai berlogo banteng ini di pemilihan Wali Kota Solo.
"Ya optimis," singkatnya.

Dalam fit and proper test yang digelar PDIP ini, Gibran juga menuturkan, panelsi banyak menannyakan soal visi misi ke depan kota Solo. Termasuk juga komitmen kepada partai yang dikepalai Megawati Soekarnoputri ini.

"Ya visi misi ke depan. Solo mau dibawa ke mana, kemudian masalah radikalisme, termasuk komitmen ke partai," ungkapnya.

Diketahui, Pilkada serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.

Adapun pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di sembilan provinsi. Yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Sementara pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati bakal digelar di 224 kabupaten. Rencananya, Pilkada akan digelar pada 23 September 2020.‎

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

16 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

17 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

22 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

23 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago