Rektor Umri Dr Saidul Amin memindahkan tali toga dalam prosesi wisuda, Sabtu (26/10/2024).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali melakukan prosesi Wisuda Sarjana dan Diploma III ke-27 di Kampus Utama Umri, Sabtu (26/10). Kali ini total 991 mahasiswa yang dilakukan wisuda berasal dari delapan fakultas dan 26 program studi.
Rektor Umri Dr Saidul Amin mengatakan, pada wisuda ke-27 itu sendiri mengambil tema “Generasi Inovatif Mencerahkan Semesta”. Ia berharap para wisudawan yang telah lulus usai menimba ilmu pengetahuan di Umri nantinya bisa menjadi duta persyarikatan di tengah masyarakat untuk merealisasikan cita-cita luhur Muhammadiyah.
”Kita ingin semua lulusan Umri dapat mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, menjadi pribadi yang mencerahkan, mencerdaskan, membanggakan serta menjadi problem solver bagi persoalan yang ada,” harapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, di tahun akademik 2024/2025, Umri sudah mengalami kemajuan dan pengembangan yang cukup signifikan. Umri telah memiliki sembilan fakultas dan satu sekolah pascasarjana dengan 32 prodi. Pembangunan dan peresmian beberapa gedung baru juga sudah selesai dilakukan yakni Gerbang Peradaban, gedung Fakultas Kedokteran Umri, Gedung Tajdid Center, kawasan Ekoriparian serta gedung Rusunawa.
“Namun kita masih melakukan beberapa pembangunan lagi dan menjadi program utama Umri ke depan,” ujarnya.
Menurut Dr Saiful Amin, salah satu program utama Umri selanjutnya adalah pembangunan gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai yang saat ini sedang proses penyelesaian izin bangunan di pemerintahan.
“Kemudian juga pembangunan auditorium berkapasitas lebih dari 3.000 orang. Lalu pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Umri,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian Umri Prof Dr HM Nazir MA mengatakan, pihaknya merasa bersyukur karena jumlah wisudawan kali ini cukup banyak. Tentunya ke depan pihaknya ingin lebih berkiprah lagi agar Umri lebih besar dan maju.
“Selain ingin terus menambah jumlah mahasiswa, tentunya kami juga akan terus meningkatkan infrastruktur. Seperti pembangunan auditorium, rumah sakit dan juga gedung MMT. Karena itu kami juga mengajak masyarakat untuk ikut bersama-sama membangun gedung tersebut dengan cara ikut berwakaf,” ajaknya.(sol/c)
Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…
Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…
Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…
Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…
Video pasien koma viral di media sosial. Keluarga menyoroti lamanya proses rujukan, sementara RSUD Bagansiapiapi…
Sebanyak 14 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Seri…