Delia Husein dan Marthino Lioa (internet)
RIAUPOS.CO – Pasangan selebriti Marthino Lio dan Delia Husein beradu akting dalam film Dosa Musyrik. Ini merupakan pengalaman pertama atau debut mereka main film bareng. Disinggung soal keseruan, Marthino dan Delia justru mengalami perasaan yang berbeda.
Marthino menyatakan, syuting bareng istri membuat merasa lebih tenang dan enjoy. ”Justru ngerasa oke. Kesannya tuh ada rasa nyaman yang lebih, nyaman saja,” ucap Marthino.
Sebab, Marthino tidak perlu overthinking atau cemburu terhadap sang istri selama berada di lokasi syuting. ”Iya, ya,” ujarnya lalu tertawa.
Berbeda dari Marthino, Delia malah merasa malu-malu bekerja bareng suami. Bahkan, perasaan tersebut sampai memengaruhi kualitas aktingnya. Dia menceritakan, di awal proses syuting, dirinya sempat mendapat teguran dari sang sutradara Hadrah Daeng Ratu.
”Aku canggung banget. Soalnya ternyata Bu Hadrah notice. Mungkin karena suami istri, jadi intimnya kelihatan,” papar Delia.
Pasalnya, di film horor garapan rumah produksi MVP Pictures itu, keduanya dipasangkan sebagai kakak beradik. Perbedaan kondisi itu juga yang membuat Delia butuh usaha lebih untuk berkonsentrasi lebih. Model berusia 25 tahun itu mengaku kesulitan membedakan cara memanggil Marthino dengan sebutan yang sama saat berada di dalam dan luar lokasi syuting.
”Kan aku juga manggilnya, mas, nah di sini juga Mas Nugie (nama karakter Marthino). Kadang-kadang cara aku nyampein, mas tuh sama,” tutur Delia.
Cara penyampaiannya yang terlalu intim itu membuat mereka sering harus mengulang adegan.
”Jadi, ada beberapa pas lagi take Bu Hadrah nyamperin, kamu tadi kayak laki bini deh, tapi karena kami percaya sama Bu Hadrah, jadi oh iya, tadi agak kelewatan, ya? Jujur karena aku canggung sih,” papar Delia.
Kendati demikian, dia tidak kapok dan tetap membuka peluang untuk berkarya bareng suami. Selain canggung syuting bersama pasangan, ibu satu anak tersebut juga merasa kesulitan berdialog menggunakan logat Jawa.(jpg)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan dukungan untuk PSPS dan mengajak suporter menjaga sportivitas demi target…
Pangdam dan Kapolda kembali memantau penanganan Karhutla di Kuala Cenaku Inhu. Dari 150 hektare lahan…
Witama melaju ke semifinal HSBL 2026 setelah mengalahkan SMAN 1 Pekanbaru 54-35 dan akan menghadapi…
Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…
Sidang perkara penggelapan Riau Pos mengungkap gaji Rida K Liamsi Rp200 juta per bulan dan…
BMKG Pekanbaru mendeteksi 115 titik panas di Riau pada Rabu (16/9/2026). Indragiri Hulu menjadi wilayah…