Categories: Pendidikan

Dosen Umrah Digitalisasi Bank Sampah KKBS, Kelola Keuangan Kini Lebih Transparan

RIAUPOS.CO – Tim dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Integrasi Akuntansi dan Teknologi di Bank Sampah Komunitas Keluarga Berdaya Sejahtera (KKBS) Tanjungpinang. Program yang berlangsung sejak Juni hingga Desember 2025 ini bertujuan memodernisasi pengelolaan keuangan bank sampah melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan pengabdian tersebut diketuai oleh Suci Wahyuliza dari Program Studi Akuntansi, dengan anggota Rizki Yuli Sari (Akuntansi) dan Mirza Ayunda Pratiwi (Bisnis Digital). Tim juga melibatkan mahasiswa Akuntansi Umrah secara aktif di lapangan sebagai bagian dari Program Kemitraan Masyarakat yang didanai DPPM.

Bank Sampah KKBS yang dipimpin Kemistia Eva merupakan salah satu penggerak ekonomi sirkular di Kota Tanjungpinang. Sejak berdiri pada Juli 2024, bank sampah ini aktif mengedukasi masyarakat tentang pemilahan sampah rumah tangga dan kini memiliki sekitar 100 nasabah rutin. Setiap harinya, volume sampah yang dikelola mencapai sekitar 286 kilogram dengan pendapatan mingguan berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Namun, pengelolaan keuangan yang masih dilakukan secara manual menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus. Untuk itu, tim Umrah mengembangkan sebuah website yang mengintegrasikan pencatatan transaksi, pengelolaan tabungan nasabah, serta fitur promosi digital dalam satu sistem yang praktis dan mudah digunakan.

Selama delapan bulan pelaksanaan program, tim juga memberikan pendampingan intensif kepada 10 pengurus aktif yang terdiri dari ibu-ibu dan remaja, termasuk dua penyandang disabilitas. Pendampingan mencakup pelatihan operasional website, pencatatan keuangan sederhana, hingga pengembangan kreativitas dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

Hasilnya, digitalisasi sistem keuangan ini mulai memberikan dampak positif. Pengelolaan keuangan menjadi lebih rapi, cepat, dan transparan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk bergabung sebagai nasabah. Program ini juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu akuntansi dan teknologi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Redaksi

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

13 jam ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

13 jam ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

13 jam ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

13 jam ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

1 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

1 hari ago