Syafrida Ali
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SMPN 8 Pekanbaru telah menerapkan kurikulum merdeka sejak tahun kemarin dan kini masuk yang kedua. Untuk kelas tujuh dan delapan sudah memakai kurikulum merdeka tersebut. Dengan demikian secara otomatis P5 terlaksana.
Kepala SMPN 8 Pekanbaru Syafrida Ali SPd kepada Riau Pos, Selasa (13/2) mengatakan, untuk pelajaran 2024-2025 semuanya kelas sudah kurikulum merdeka. Tema yang diambil sebelumnya adalah gotong royong, kerja sama.
‘’Mereka sudah menghasilkan suatu produk untuk P5, sudah kita pamerkan di sekolah, setiap kelas memamerkan produk-produk yang telah dibuat oleh anak-anak kita seperti makanan, membatik dengan mempergunakan yang ada di lingkungan sekolah,’’ terangnya.
Manfaat kurikulum merdeka sangat positif karena pelajar ini dari awal sudah dibentuk untuk mampu bekerja sama, gotong royong serta mengenali lingkungannya. Jadi anak-anak itu begitu ia melaksanakan P5 ini akan terbentuk karakter anak-anak. Masing-masing guru yang akan menilai dari karakter anak-anak dalam melaksanakan P5 tersebut.
Ia menyebutkan, anak usia SMP ini yang perlu dibentengi yaitu bagaimana anak-anak ini menjaga dirinya dari hal-hal negatif dari luar contohnya terjadi pembulian. Kejadiannya di luar sampai di sekolah terbawa-bawa dengan temannya. Sekolah selalu menyosialisasikan dari dampak pembulian. Anak usia SMP cenderung tidak tahu akibatnya.
‘’Kami juga mengimbau dari pihak sekolah kepada orang tua untuk memerhatikan pergaulan anak,’’ paparnya.(nto)
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…
MTQ ke-25 Kecamatan Siak resmi dibuka oleh Sekda Mahadar di Kampung Langkai dengan kesederhanaan namun…
PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…
Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…
Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…