PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru resmi menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di wilayah Sumatera melalui Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru, Senin (8/12). Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari gerakan Posko Peduli Bencana Sumatera yang sebelumnya dibuka di lingkungan madrasah, dengan total bantuan berupa kebutuhan dasar dan dana tunai sebesar Rp20.505.000.
Bantuan yang diserahkan mencakup pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, hingga sembako yang dihimpun dari warga madrasah dan masyarakat sekitar. Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda MPd, menegaskan bahwa penyaluran melalui Kemenag bertujuan memastikan tata kelola bantuan lebih tertib dan penerima bantuan tepat sasaran. “Kami ingin bantuan terkoordinasi dalam satu pintu agar lebih terkontrol dan akuntabel. Bukan sekadar terkumpul, tetapi benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” ujarnya.
Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Pekanbaru, Ahmad Syahrul Nizam SPd, menjelaskan bahwa seluruh donasi telah diserahkan kepada UPZ Kemenag Kota Pekanbaru sebagai pengelola inti posko bantuan. “Baik bantuan uang maupun barang sudah kami serahkan. Selanjutnya, UPZ Kemenag Kota Pekanbaru yang akan mendistribusikan ke lokasi terdampak sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Hal senada disampaikan Wakil Kepala Bidang Keislaman, Drs H Suparman MPdI. Ia berharap bantuan tidak hanya terkirim, tetapi benar-benar mencapai masyarakat yang berhak menerimanya. “Kami berikhtiar agar bantuan ini tepat sasaran. Gerakan ini terwujud atas kebersamaan seluruh elemen madrasah dan masyarakat,” tuturnya.
Melalui mekanisme penyaluran terpusat di Kemenag, MAN 1 Pekanbaru menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga agar respons kemanusiaan berjalan lebih efektif. Madrasah berharap pola kolaborasi tersebut dapat mempercepat distribusi bantuan dan meminimalkan kendala di lapangan. Dengan penyaluran ini, MAN 1 Pekanbaru menutup rangkaian Posko Peduli sebagai fase pengumpulan, sekaligus memasuki fase berikutnya: memastikan bantuan bergerak dari gudang hingga ke tangan para penyintas.(nto)


