DEFIZON. (JPG)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau bergerak cepat menindaklanjuti kasus gagal berangkatnya 38 calon jemaah umrah yang mengunakan jasa travel PT Brilian Mega Wisata (BMW).
Para calon jemaah yang sudah mengenakan pakaian ihram lengkap sejak 5 September 2026 lalu di bandara harus menelan kekecewaan setelah jadwal penerbangan yang dijanjikan pihak travel tak kunjung terealisasi.
Kepala Kanwil Kemenhaj Riau, Defizon, mengonfirmasi telah menerima laporan resmi dari para korban dan langsung memanggil pihak manajemen travel untuk proses pemeriksaan dan klarifikasi.
Defizon mengungkapkan bahwa berdasarkan data resmi pemerintah, PT BMW terbukti belum mengantongi izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
“Setelah kami cek, PT BMW ini sudah pernah mengajukan berkas perizinan PPIU. Namun tetap belum memiliki izin karena belum dilakukan proses visitasi travel,” tegas Defizon, Ahad (4/10/2026).
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dan memastikan legalitas travel sebelum melakukan transaksi keuangan guna menghindari penipuan.
Sementara itu, Direktur Travel PT BMW, Megawati, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan tersebut dan mengklaim adanya kendala teknis serta transisi kewenangan perizinan dari Kemenag ke Kemenhaj. Pihaknya mengaku saat ini tengah mengupayakan berbagai jalan agar puluhan jemaah tersebut tetap dapat diberangkatkan ke Tanah Suci.(ilo)
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…
MTQ ke-25 Kecamatan Siak resmi dibuka oleh Sekda Mahadar di Kampung Langkai dengan kesederhanaan namun…
PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…
Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…
Satpol PP Kota Pekanbaru menegaskan penertiban lokasi prostitusi dan bioskop mini dilakukan secara rutin tanpa…