Dokter Spesialis Obgin sekaligus Ketua Pengabdian Masyarakat FK Unri dr Renardy Reza Razali SpOG Subsp Onk (tengah) foto bersama para tim yang juga residen, dr Rizky Arifin (kiri), dr Daniel Anugrahta Sembiring (dua kiri), dr Sania Utari (tiga kiri), dr Deby Noviasari (tiga kanan), dr Bintang Tantejo (dua kanan) dan dr M Ilham Harahap (kanan) saat melakukan pelatihan di Kabupaten Kampar, Jumat (27/9/2024). (FK UNRI UNTUK Riau Pos )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Fakultas Kedokteran Universitas Riau melalui Departemen Obstetri dan Ginekologi kembali menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema ‘’Pelatihan Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pemeriksaan IVA Wanita Usia Subur pada Bidan di Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar’’, Jumat (27/9) lalu.
Kegiatan yang dihadiri oleh 40 bidan yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar ini dipandu oleh dokter spesialis kandungan subspesialis onkologi, yakni dr Renardy Reza Razali SpOG Subsp Onk.
Menurut dr Renardy Reza Razali SpOG Subsp Onk, kegiatan ini menjadi salah satu upaya Fakultas Kedokteran Unri dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Provinsi Riau.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bidan dalam melakukan pemeriksaan IVA guna deteksi dini kanker serviks secara dini.
‘’Dengan keterampilan ini, diharapkan kualitas kesehatan wanita meningkat dan wanita dengan kanker serviks dapat terdeteksi secara dini sehingga dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas di wilayah ini,’’ jelasnya.
Lanjut dr Renardy, kegiatan yang ia pandu bersama para tim ini tidak hanya memberikan pelatihan mencakup teori saja tapi juga praktik langsung pemeriksaan IVA ke pasien yang para peserta juga berdiskusi mengenai tantangan yang sering dihadapi dalam pemeriksaan IVA di puskemas.
Dirinya bersyukur melihat antusiasme tinggi dari para peserta yang bersemangat untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan dan ditutup dengan kegiatan hands-on atau praktek pemeriksaan IVA langsung ke pasien yang dikerjakan oleh bidan.
Hal ini sejalan dengan komitmen Fakultas Kedokteran Unri untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di Provinsi Riau, guna mendukung tercapainya target penurunan AKI dan AKB secara nasional.
‘’Pemeriksaan ini memberikan kesempatan bagi para bidan untuk menerapkan keterampilan yang baru dipelajari sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara gratis,’’ jelasnya.
Tak hanya itu, kegiatan pengabdian ini mendapatkan apresiasi dari seluruh peserta dan masyarakat. Dukungan Puskesmas Kuok dan para PPDS Obstetri dan Ginekologi FK Unri menjadi faktor penting dalam kesuksesan acara ini.
‘’Fakultas Kedokteran Universitas Riau berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di daerah guna mencapai target kesehatan nasional, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak,’’ tegasnya.(ayi/c)
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…