Categories: Olahraga

Praveen/Melati Kalah, The Daddies Tundukkan Raksasa Rusia

BANGKOK (RIAUPOS.CO)  – Dua ganda campuran Indonesia sama-sama menderita kekalahan pada partai pertama mereka di grup BWF World Tour Finals 2020. Setelah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja kalah di Grup B, giliran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti juga gagal menang di Grup A. 

Pada pertandingan di Impact Arena 1, Bangkok, Rabu (27/1) malam WIB, Praveen/Melati keok dari ganda campuran Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. 

Duel antara ranking empat (Praveen/Melati) dengan peringkat tiga dunia ini banyak diwarnai kesalahan sendiri dari masing-masing ganda. Pada gim pertama Praveen/Melati yang sering melakukan kesalahan, terutama Melati. Pada gim kedua, ganda Thailand yang tak berada di performa terbaik. Bola gampang dibikin susah. 

Nah, pada gim ketiga, Praveen/Melati bermain seperti sudah kehilangan mood. PraMel kalah 13-21, 21-16, 11-21 dalam pertandingan berdurasi 54 menit (statistik BWF). Kekalahan tersebut membuat rekor pertemuan PraMel dengan ganda campuran terbaik Thailand itu menjadi 4-4.

Sama dengan Hafiz/Gloria, Praveen/Melati juga masih punya peluang lolos ke semifinal BWF World Tour Finals andai bisa tampil lebih baik di dua laga berikutnya.  Kamis, keduanya akan berhadapan dengan Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris) dan kemudian Jumat melawan ganda Korea Seo Seung Jae/Chae Yujung. 

Daddies Menang

Sementara itu ganda putra peringkat dua dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan memulai dengan kemenangan. Namun, kemenangan tersebut diraih dengan susah-payah. 

Dalam pertandingan pertama mereka pada Grup B di Impact Arena 2, Bangkok, Rabu (27/1) sore WIB, Daddies menang atas duta Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov. Daddies menang 21-18, 15-21, 21-17 atas ganda Rusia ranking 24 dunia itu. 

Ahsan dan Hendra harus bekerja keras meladeni permainan dua raksasa Negeri Beruang Merah tersebut. Ya, kedua bule tersebut punya postur tinggi kekar. Ivanov 201 cm, Sozonov 180 cm.

Daddies menang di gim pertama, tetapi sering melakukan kesalahan sendiri pada gim kedua.  Pada gim penentuan, ganda Rusia yang sering melakukan kesalahan sehingga membuat permainan Daddies berkembang. 

Statistik BWF merangkum, pertemuan ke-6 antara kedua ganda ini berlangsung selama 52 menit. Rekor pertemuan Daddies melawan Ivanov/Sozonov pun menjadi 6-0. 

Untuk sementara Daddies kini berada di urutan kedua klasemen Grup B, di bawah ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang di match pertama mereka menang atas ganda Korea, Choi Solgyu/Seo Seung Jae, dua gim langsung. 

Kamis ini, Daddies yang merupakan juara BWF World Tour Finals 2019, akan berhadapan dengan Choi/Seo, sementara Ivanov/Sozonov ketemu duet Malaysia. 

Sumber: BWF/JPNN/JPG
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

3 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

3 hari ago