Categories: Olahraga

Ancelotti Buka Suara Usai Brasil Ditahan Maroko: Kami Terlalu Tegang

EAST RUTHERFORD (RIAUPOS.CO) – Timnas Brasil gagal mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil maksimal setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka Grup C yang berlangsung di Stadion MetLife. Hasil tersebut membuat Selecao harus puas membawa pulang satu poin dari pertandingan pertama mereka di turnamen ini.

Brasil terhindar dari kekalahan berkat gol indah yang dicetak Vinicius Junior pada menit ke-32. Gol tersebut menjadi penyelamat bagi tim asuhan Carlo Ancelotti setelah sempat berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mengakui timnya belum menampilkan performa terbaik, terutama pada babak pertama. Menurut pelatih asal Italia itu, para pemain terlihat tegang karena besarnya tekanan yang hadir di panggung Piala Dunia.

“Saya rasa tim agak gugup di awal pertandingan. Ketegangan terasa di mana-mana. Kami tidak banyak menguasai bola. Di babak kedua permainan jauh lebih baik, tetapi tetap sulit, dan saya yakin tim akan bermain lebih baik di pertandingan berikutnya,” kata Ancelotti, seperti dikutip dari Deadspin.

Maroko tampil lebih dominan sejak awal laga dan mampu membuat Brasil kesulitan mengembangkan permainan. Kondisi itu membuat Selecao sempat berada dalam posisi tertinggal sebelum Vinicius Junior tampil sebagai pembeda.

Pemain Real Madrid tersebut mencetak gol spektakuler yang mengubah jalannya pertandingan sekaligus memastikan Brasil terhindar dari kekalahan. Meski berhasil menyelamatkan timnya, Vinicius mengakui permainan Brasil masih jauh dari harapan.

“Kita harus menguasai bola. Kita harus bergerak lebih baik. Tapi saya rasa tidak banyak yang bisa dikatakan sekarang. Saya pikir kita benar-benar harus meningkatkan performa,” ujarnya.

Pernyataan Vinicius menunjukkan bahwa para pemain Brasil menyadari masih banyak aspek yang harus dibenahi jika ingin bersaing dalam perburuan gelar juara dunia keenam.

Performa Brasil mulai menunjukkan peningkatan setelah turun minum. Ancelotti melakukan perubahan penting dengan menarik Casemiro dan Roger Ibanez, lalu memasukkan Fabinho serta Danilo.

Pergantian tersebut membuat permainan Selecao lebih stabil dan mampu mengendalikan tempo pertandingan pada babak kedua. Namun saat ditanya mengenai waktu pergantian pemain yang dilakukan, Ancelotti menegaskan bahwa dirinya sudah bertindak cepat.

“Ada dua pergantian pemain pada menit ke-45 dan satu lagi pada menit ke-61. Apakah kalian mengerti maksud saya? Dua pergantian pemain pada menit ke-45 dan satu lagi pada menit ke-61. Saya rasa kita tidak membuang waktu dalam hal pergantian pemain,” tandas Ancelotti.

Pelatih berusia 67 tahun itu juga menolak menyalahkan Casemiro maupun Roger Ibanez atas penampilan tim yang kurang memuaskan pada babak pertama.

“Mereka adalah pemain-pemain bagus. Saya pikir saya membuat pilihan yang tepat, dan saya tidak akan menerima kritik apa pun tentang pemain-pemain individu yang memulai pertandingan,” tuturnya.

“Saya pikir kritik ditujukan kepada seluruh tim yang tidak bermain bagus selama babak pertama,” imbuhnya.

Meski gagal meraih kemenangan, Brasil masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak gugur. Maroko dinilai sebagai lawan terberat di Grup C karena datang ke turnamen dengan status peringkat ketujuh dunia FIFA, hanya terpaut satu tingkat di bawah Brasil yang berada di posisi keenam.

Sementara itu, dua lawan berikutnya memiliki peringkat yang lebih rendah. Skotlandia saat ini menempati posisi ke-37 dunia, sedangkan Haiti berada di urutan ke-84.

Dengan kondisi tersebut, peluang Selecao untuk lolos dari fase grup masih terbuka lebar. Namun, Ancelotti menegaskan timnya harus segera memperbaiki performa dan menghilangkan rasa gugup apabila ingin menjaga asa mewujudkan impian meraih gelar juara dunia keenam atau “Rumo ao Hexa”.

Redaksi

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

11 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

12 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

12 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

12 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

12 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

15 jam ago