Yeremia Erich Yacob Rambitan dan Rahmat Hidayat (PBSI )
GALLE (RIAUPOS.CO) – Pasangan ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Rahmat Hidayat sukses mengalahkan duet Malaysia, Bryan Jeremy Goonting/M Fazriq Mohamad Razif, di final Sri Lanka International Challenge. Keberhasilan itu lantas menjadi gelar perdana untuk pasangan baru Yeremia/Rahmat.
Bermain di District Sport Complex, Galle, Sri Lanka, Ahad (11/2), Yeremia/Rahmat juara usai berjuang hingga rubber game. Mereka tepatnya menang dengan skor 18-21, 21-15 dan 21-15.
Pertarungan sengit terjadi sejak awal pertandingan. Kedua pasangan saling jual beli serangan dalam tempo cepat hingga mencapai skor 6-6.
Aksi kejar-kejaran angka pun berlanjut sampai menginjak skor 10-10. Lalu, sebuah kesalhaan dibuat oleh Goonting/Razif yang membuat Yeremia/Rahmat unggul 11-10 di interval game pertama.
Usai rehat, mereka kerepotan meladeni serangan lawan. Mereka pun balik tertinggal 12-13. Beruntung, mereka bisa bangkit dengan cepat untuk membuat skor terus imbang di angka 15-15 dan 16-16.
Memasuki poin-poin kritis, Yeremia/Rahmat kembali berada di dalam tekanan lawan dan kesulitan untuk menahan gempuran lawan. Alhasil, mereka tertinggal 16-18 dan akhirnya kalah dengan skor 18-21 di game pertama.
Pada game kedua, kedua pasangan kembali terlibat reli-reli cepat. Mereka terus silih berganti memimpin hingga mencapai skor 7-7.
Selepas itu, Yeremia/Rahmat membuat error beruntun dan tertinggal 7-9. Terus menekan, Yeremia/Rahmat benar-benar membuat Goonting/Razif keteteran. Mereka pun terus memimpin di angka 17-14 sampai akhirnya merebut game kedua dengan skor 21-15.
Pada gim penentuan, pasangan Indonesia mampu memimpin sejak awal di angka 5-3 dan 7-5. Mereka pun terus memaksa duet Malaysia melakukan kesalahan demi kesalahan sehingga mereka unggul 11-9 saat interval.
Mereka pun sukses mengunci kemenangan di game ketiga dengan skor 21-13.
Yeremia/Rahmat Raih Gelar Perdana
GALLE (RIAUPOS.CO) – Pasangan ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Rahmat Hidayat sukses mengalahkan duet Malaysia, Bryan Jeremy Goonting/M Fazriq Mohamad Razif, di final Sri Lanka International Challenge. Keberhasilan itu lantas menjadi gelar perdana untuk pasangan baru Yeremia/Rahmat.
Bermain di District Sport Complex, Galle, Sri Lanka, Ahad (11/2), Yeremia/Rahmat juara usai berjuang hingga rubber game. Mereka tepatnya menang dengan skor 18-21, 21-15 dan 21-15.
Pertarungan sengit terjadi sejak awal pertandingan. Kedua pasangan saling jual beli serangan dalam tempo cepat hingga mencapai skor 6-6.
Aksi kejar-kejaran angka pun berlanjut sampai menginjak skor 10-10. Lalu, sebuah kesalhaan dibuat oleh Goonting/Razif yang membuat Yeremia/Rahmat unggul 11-10 di interval game pertama.
Usai rehat, mereka kerepotan meladeni serangan lawan. Mereka pun balik tertinggal 12-13. Beruntung, mereka bisa bangkit dengan cepat untuk membuat skor terus imbang di angka 15-15 dan 16-16.
Memasuki poin-poin kritis, Yeremia/Rahmat kembali berada di dalam tekanan lawan dan kesulitan untuk menahan gempuran lawan. Alhasil, mereka tertinggal 16-18 dan akhirnya kalah dengan skor 18-21 di game pertama.
Pada game kedua, kedua pasangan kembali terlibat reli-reli cepat. Mereka terus silih berganti memimpin hingga mencapai skor 7-7.
Selepas itu, Yeremia/Rahmat membuat error beruntun dan tertinggal 7-9. Terus menekan, Yeremia/Rahmat benar-benar membuat Goonting/Razif keteteran. Mereka pun terus memimpin di angka 17-14 sampai akhirnya merebut game kedua dengan skor 21-15.
Pada gim penentuan, pasangan Indonesia mampu memimpin sejak awal di angka 5-3 dan 7-5. Mereka pun terus memaksa duet Malaysia melakukan kesalahan demi kesalahan sehingga mereka unggul 11-9 saat interval.
Mereka pun sukses mengunci kemenangan di game ketiga dengan skor 21-13.(int/eca)
Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…
Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…
Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…