Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja
Orleans (RIAUPOS.CO) – Pasangan ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil melaju ke babak kedua Orleans Masters usai menekuk wakil Korea Selatan Ki Dong-ju/Jeong Na-eun 17-21, 22-20, dan 21-14 di Palais des Sports, Prancis, Rabu (5/3).
Hasil serupa diraih Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang berhasil menumbangkan wakil Taiwan Wu Hsuan Yi/Yang Chu Yun dengan 21-16, 21-17.
Di tunggal putra, Alwi Farhan harus mengakui keunggulan wakil Hongkong Jason Gunawan dengan skor 14-21, 21-13, 17-21.
Jeong Na-eun, yang merupakan peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 bersama Kim Won-ho, tampil dalam kombinasi baru karena Asosiasi Bulutangkis Korea (BKA) belum menetapkan pasangan tetap.
Game pertama berjalan ketat hingga skor 3-3, namun dominasi Ki/Jeong membawa mereka unggul hingga interval 11-7. Rehan/Gloria mencoba mengejar, tetapi pasangan Korea memastikan kemenangan game pertama.
Game kedua kembali berlangsung seru. Ki/Jeong memimpin hingga interval 11-7 dan menjauh 14-8. Namun, perjuangan gigih Rehan/Gloria berbuah hasil. Mereka berhasil memaksakan rubber game dengan skor 22-20.
Di game penentuan, Rehan/Gloria tampil percaya diri. Mereka memimpin hingga interval 11-7 dan terus menjaga jarak, bahkan mencapai match point 20-13. Upaya pasangan Korea untuk mengejar tertahan, dan Rehan/Gloria memastikan kemenangan dengan skor 21-14. Kemenangan ini mengantar Rehan/Gloria ke babak kedua.(jpg)
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…
Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…
Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…